PNS Diminta Rutin Donorkan Darah

0
195

CIANJUR, patas.id – Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Cianjur meminta Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar untuk membuat instruksi khusus agar pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Cianjur rutin mendonorkan darah.

Kepala Seksi Pengerahan dan Pelestari Donor Darah UUD PMI Kabupaten Cianjur, Anton M Salim‎, mengatakan, selama ini partisipasi PNS untuk donor darah sangat minim. Pada 2016, pendonor dari kalangan birokrat hanya 812 orang.

“Potensinya sangat besar dari kalangan PNS. Jika total ada 15 ribu PNS di Cianjur, kita ambil minimal 30 persennya‎ saja sudah terpenuhi kuota per bulan. Bahkan surplus,” katanya.

Jika hanya mengandalkan pendonor umum, menurut dia, dalam setahun pihaknya hanya bisa menoptimalkan 7.000 pendonor. Namun jika diambil per bulan maka jumlahnya tidak akan lebih dari 1.000 labu.

“Kebutuhan darah di Cianjur tahun ini mencapai 1.500 sampai 1.600. Naik 9 persen dari tahun lalu yang hanya 1.400 labu. Makanya kalau mengandalkan pendonor yang ada, Cianjur akan terus kekurangan stok darah. Harus ada penambahan, salah satunya mengoptimalkan pendonor dari kalangan PNS,” kata dia.

‎Dia mengungkapkan, terbatasnya stok darah di awal tahun ini membuat Cianjur mesti mengikuti kegiatan donor darah di kabupaten/kota lain. Bahkan untuk waktu-waktu tertentu mesti meminta bantuan pengiriman stok darah.

“Tentu ini tidak bisa terus-menerus. Pasalnya sewaktu-waktu wilayah lain juga terbatas stoknya. Jadi Cianjur harus mulai bisa mandiri,” kata dia.

Dia mengharapkan Bupati Cianjur segera mengeluarkan instruksi atau imbauan khusus kepada para PNS. “Semakin cepat semakin bagus, karena permintaan darah tak bisa ditunda. Setetes darah bisa menyelamatkan nyawa mereka yang membutuhkan,” tandasnya.(isl)

Comments

comments