Tahun Ini, KIS Diluncurkan Merata Bagi Warga Miskin

0
265

CIANJUR, patas.id – Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar bakal tetap memangkas Jaminan Kesehatan Daerah melalui Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Hal itu dilakukan supaya penyaluran jaminan kesehatan bisa tepat sasaran melalui BPJS Kesehatan.

Menurutnya, pada tahun ini dan tahun selanjutnya, program Kartu Indonesia Sehat (KIS) bakal diluncurkan secara merata bagi warga miskin. Jika terus dana dialirkan melalui SKTM, dikhawatirkan terjadi tumpang tindih anggaran. “Makanya ada instruksi untuk beralih ke BPJS, seraya menunggu kepastian data penerima KIS,” kata dia, Jumat (13 Januari 2017).

Menurut Irvan, pemerintah tidak pernah mengurangi dana kesehatan, namun untuk SKTM kini nilainya diperkecil sebab akan difokuskan pada pengalihan dana untuk BPJS Kesehatan. Setiap orang miskin, akan didata untuk didaftarkan ke BPJS. “Preminya nanti Pemkab yang menanggung. Jadi sebenarnya tidak ada pengurangan, secara keseluruhan, nilainya tetap sama, hanya penggunaannya yang berbeda.”

Irvan menjelaskan, dana yang digelontorkan untuk BPJS Kesehatan yang menanggung 7.500 warga miskin adalah sebesar Rp 1,2 miliar. Di samping itu, Pemkab menyediakan dana tak terduga sebesar Rp 800 juta bagi warga miskin yang belum punya BPJS.

“Dana lainnya sebesar Rp 10 miliar akan dibayarkan untuk hutang SKTM ke rumah sakit yang nilainya mencapai Rp 60 miliar.”

Menurutnya, ke depan Pemkab akan melakukan penunggalan data, dimana warga yang benar-benar tak mampu yang dapat jaminan kesehatan. “Warga yang memiliki harta namun berjiwa miskin ini yang nantinya perlu dibina, SKTM itu khusus yang tidak mampu,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments