Turis Asing Memungkinkan Jadi Perantara Virus Zika

0
210

CIANJUR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur menyatakan virus zika harus diwapasdai penyebarannya oleh warga Cianjur terutama ibu hamil. Meskipun di Cianjur belum ditemukan kasus penularan virus zika, namun maraknya turis asing ke Cianjur memungkinkan jadi perantara virus berbahaya tersebut masuk ke Kota Santri.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Penangulangan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Agus Haris. Menurutnya virus yang diakibatkan oleh nyamuk aedes aegepty tersebut menyerang ibu hamil, sehingga ketika bayi lahir akan mengalami kelainan pada otak.

Aedes mosquito have noticeable white and black on their body and legs
Nyamuk Aedes mudah dikenali karena warna tubuhnya yang hitam putih.

“Dampaknya tidak secara langsung dan tidak terlalu berbahaya bagi orang dewasa, namun bagi ibu hamil sangat membahayakan, terlebih bagi bayinya. Ketika lahir ukuran otak akan mengecil dan dampak lainnya, pertumbuhan anak akan terhambat,” kata Agus, Senin (5 September).

Menurutnya, keberadaan turis asing ke Cianjur memungkinkan penyebaran virus zika terjadi. Pasalnya walaupun virus ini tidak mencuat di Timur Tengah, namun wisatawan tersebut tetap bisa terjangkit saat berlibur ke negeri lain di ASEAN.

“Sebelum ke Cianjur atau ke Indonesia kan dimungkinkan mereka berkunjung dulu ke negara lain, atau mungkin ke Singapura yang sekarang banyak terjadi kasus virus tersebut. Kementrian kesehatan juga telah memberlakukan scanning suhu tubuh, jika tinggi dan setelah dites darah positif virus zika maka akan diisolasi, tapi kemungkinan tidak terdeteksi dini juga bisa saja. Makanya tetap harus diwaspadai.”

Agus mengatakan, untuk mengantisipasi penyebaran, warga harus lebih menyadari dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Ketika tidur pun bayi serta ibu hamil diupayakan berada dalam kamar yang ditutup dengan penutup khusus supaya nyamuk tak bisa masuk.

“Paling penting itu PBHS-nya, menguras bak, mengubur barang bekas, dan upaya perilaku sehat lainnya. kami juga akan upayakan pengawasan lebih intensif di wilayah yang kerap dikunjungi turis asing. Semoga warga Cianjur tidak terjangkit virus berbahaya tersebut,” tandasnya. (isl)

Comments

comments