Reaktor Nuklir Perancis Terbakar dan Meledak, Korban Alami Sesak Nafas

0
229

PERANCIS, patas.id – Pada Kamis (9 Februari 2017), sebuah bangunan di kompleks Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Flamanville, wilayah selatan Perancis, terbakar dan meledak. Dalam bangunan yang terbakar tersebut terdapat turbin pengubah uap menjadi listrik.

Pihak otoritas Perancis mengungkapkan bahwa ada 5 pekerja yang mengaku mual-mual dan sesak nafas. Mereka langsung diperiksa pihak medis. Sejauh ini tak ada korban jiwa dan masyarakat diminta tidak cemas karena kebakaran ini tidak mengandung resiko kontaminasi. Dilansir Wall Street Journal, lokasi kebakaran letaknya lusinan meter dari reaktor nuklir yang diselubungi dinding semen tebal.

Meski begitu, operator harus mematikan satu dari 2 reaktor yang ada untuk berjaga-jaga terhadap kemungkinan terburuk. Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab terjadinya kebakaran, namun Otoritas Keamanan Nuklir Perancis (ASN) menduga sumber kebakaran berasal dari kipas yang terletak di bawah alternator. Sementara seorang operator yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan pada Le Monde bahwa kebakaran terjadi akibat overheat atau kelebihan panas.

Flamanville merupakan pembangkit listrik tenaga nuklir yang dibangun Perancis pada tahun 2007. Reaktor tersebut mulai berfungsi tahun 2012 dan dianggap menghabiskan waktu serta anggaran karena pembangunannya terlambat. Kebakaran dan ledakan yang terjadi kemarin dikhawatirkan akan membuat pamor PLT Nuklir semakin menurun, apalagi pemerintah Perancis telah memerintahkan penurunan energi nuklir dari 75% menjadi hanya 50% pada tahun 2025 mendatang.

Saat ini sebagian besar negara-negara Eropa masih menentang pembangunan reaktor nuklir, terutama Jerman. Di benua tersebut, sumber energi favorit berasal dari gas, menyusul energi angin yang mengalahkan pamor energi batu bara. (cho)

https://www.youtube.com/watch?v=zNPQM4mlDaw

 

Comments

comments