Kisah Haru Gadis Autis yang Berulang Tahun

0
204

MELBOURNE, patas.id – Momen yang paling menyedihkan bagi seorang ibu tentulah saat anaknya berulang tahun namun tak ada satu pun undangan yang datang. Itulah yang dirasakan Candy Butchers (26 tahun), ibunda Rhianna Butchers (9 tahun).

Rhianna adalah seorang gadis cilik penderita autis yang tak terlalu punya banyak teman di sekolah. Untuk meramaikan pesta ulang tahun anaknya yang ke-9, Candy mengundang 25 orang temannya untuk datang bersama anak-anak mereka. Sepuluh teman Candy berjanji akan datang, maka Candy dan suaminya Adam Butcher pun sibuk

Namun, tepat sehari sebelum perayaan dimulai, kesepuluh orang tersebut membatalkan janji mereka dengan macam-macam alasan.

Sedih karena pesta anaknya tak bakal dihadiri siapapun, Candy kemudian menuliskan kesedihannya dalam sebuah grup Facebook yang diikutinya, Midnight Mums. “Besok adalah pesta ulang tahun putriku namun tak ada seorang pun yang akan hadir,” curhatnya di grup tersebut.

Tak dinyana, komentar berdatangan dari seluruh Australia, bahkan dari luar negeri. Ponsel Candy tak henti berbunyi sepanjang malam. Lebih dari 100 orang memberi ucapan selamat, ibu-ibu memposting foto anak-anak yang mengacungkan tulisan “Selamat ulang tahun, Rhianna”, bahkan sebagian orang meminta ijin untuk datang ke pesta ulang tahun Rhianna membawa anak-anak mereka. Dan Candy, tentu saja mengijinkan.

Senin (6 February 2017), rumah Candy penuh oleh tamu yang ingin merayakan ulang tahun Rhianna.

“Sekitar 40 orang dewasa dan anak-anak datang untuk merayakan ulang tahun anakku. Rumah sampai penuh sesak. Mereka datang membawa anggur, makanan, kue, bahkan ada yang membawa kebun binatang mini. Rhianna diberi macam-macam hadiah, kartu, dan uang.”

Rhianna nampak bahagia dan mengatakan bahwa itu adalah pesta ulang tahun terbaik yang pernah dialaminya. Candy sendiri mengaku sangat bersyukur. “Teman-teman yang telah kukenal selama 20 tahun meremehkan anakku yang autis dan tak suka bergaul, sementara orang-orang asing malah datang membantu,” ucapnya. Media sosial nampaknya, kadang berguna jika dimanfaatkan untuk kebaikan. (cho)

Comments

comments