Perempuan Cantik Bikin Otak Lelaki Menyala

0
289

PATAS.ID – Sebuah studi pemetaan otak yang dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports baru-baru ini memaparkan data bahwa pada saat lelaki normal melihat wajah perempuan cantik, maka amigdala, bagian otak yang mengatur emosi, akan menyala.

Para peneliti dari Cina dan Amerika Serikat bekerja sama dalam studi ini. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan 41 sukarelawan lelaki dan perempuan dewasa penyuka lawan jenis (bukan homoseksual) untuk kemudian diminta menonton serangkaian wajah selebritis lelaki dan perempuan yang ditampilkan dalam layar komputer. Para sukarelawan ini dipasangi alat Functional Magnetic Resonance Imaging (fMRI) untuk mendeteksi respon otak terhadap gambar yang ditampilkan.

Pada sesi uji awal, tim peneliti memperlihatkan serangkaian foto wajah selebritis yang dianggap menarik dalam layar komputer. Foto wajah selebritis lelaki untuk sukarelawan perempuan, dan foto wajah selebritis perempuan untuk sukarelawan lelaki. Kemudian, sukarelawan diminta memberi nilai pada setiap wajah selebritis, sesuai selera
mereka.

Setelah sukarelawan memberikan nilai, para peneliti memeriksa aktivitas otak sukarelawan yang telah direkam oleh fMRI saat melihat masing-masing wajah selebritis dan membandingkannya dengan nilai yang diberikan masing-masing sukarelawan.

Hasil studi dianggap sangat menarik. Amigdala, bagian otak yang berbentuk buah almond pada manusia, terlihat menyala pada otak sukarelawan lelaki saat mereka melihat gambar perempuan yang mereka nilai cantik. Namun, amigdala sukarelawan perempuan tidak menyala saat mereka melihat objek selebritis lelaki yang mereka nilai tampan.

Jintu Fan, peneliti trend dan teknologi dari Cornell University sekaligus penulis hasil studi ini, mengatakan bahwa ada perbedaan aktivitas otak pada sukarelawan lelaki dan perempuan.

“Meskipun lelaki dan perempuan sama-sama berpendapat bahwa selebritis yang mereka lihat berwajah menarik, namun respon otak mereka berbeda. Otak lelaki nampaknya lebih aktif saat mereka melihat objek cantik.”

Fan mengatakan bahwa studi lanjutan perlu dilakukan untuk meneliti lebih jauh lagi. Ke depan, dia dan sesama peneliti lainnya akan melakukan riset mengenai sejauh mana proporsi wajah membentuk persepsi menarik atau tidak. “Semoga hasilnya sama menariknya dengan hasil studi sekarang,” harapnya. (cho)

Comments

comments