Sopir Truk Semen Tewas di dalam Truk

0
84

CIANJUR, patas.id – Dede Solihin (47 tahun), seorang sopir truk semen warga Kampung Pasir, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, tewas di dalam mobil truk yang diparkir depan toko Material 88 Kampung Buniwangi, Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jumat (2 Agustus 2019) sekitar pukul 05.30 WIB.

Somantri (65 tahun), saksi di lokasi kejadian, menjelaskan, awalnya mobil yang dikendarai korban baru datang untuk mengirimkan semen ke toko Material 88.

“Korban sempat minum kopi di warung, selanjutnya korban pindah ke dalam mobil dengan menyalakan musik,” kata Somantri.

Saksi lain, Jajang Sutresna (40 tahun), mengatakan ia bermaksud membongkar semen. Namun saat barang akan dibongkar olehnya, korban sudah terlihat tidak sadarkan dìri.

“Menurut keterangan seorang teman sang sopir, korban tersebut mempunyai riwayat penyakit sesak dan jantung,” kata Jajang.

Jajang bersama beberapa orang langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Cianjur.

Piket gabungan Polsek Cianjur bersama piket Inafis Polres Cianjur yang menerima laporan langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Setelah mendatangi lokasi dan mencatat saksi-saksi, mayat langsung dibawa ke RSUD Cianjur.

Kapolsek Cianjur, Kompol Iskandar, membenarkan adanya kejadian tersebut. “Kita bersama Inafis Satreskrim Polres Cianjur langsung mendatangi lokasi setelah mendapatkan laporan dari warga. Dugaan meninggal dunia akibat sakit. Karena ditemukan sekantong obat-obatan yang diduga milik almarhum,” kata Iskandar kepada wartawan, Jumat (2 Agustus 2019).

Iskandar menyebutkan, almarhum merupakan sopir truk ekspedisi angkutan semen. Berdasarkan, keterangan dari pengelola toko material almarhum telah beberapa kali melakukan pengiriman ke toko itu.

“Jenazahnya telah dibawa ke RSUD Cianjur. Dari keterangan pihak rumah sakit, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh almarhum. Kita juga telah menghubungi keluarganya di Bandung,” ujarnya.

Sementara itu, Yanti (43 tahun), pemilik material mengatakan, sebelum ditemukan meninggal dunia, almarhum sempat terlihat minum kopi di warung, selanjutnya korban pindah ke dalam mobil dengan menyalakan musik.

Ketika barang akan di bongkar oleh pegawai material, lanjut Yanti, saat pintu truk dibuka korban sudah terkulai di dalam truknya.

“Almarhum sempat beberapa kali mengantarkan pesanan semen ke toko saya. Menurut keterangan teman almarhum, beliau mempunyai riwayat penyakit sesak dan jantung,” pungkas Yanti. (daz)

Comments

comments