Kejaksaan Ikut Ngawal Pembangunan di Cianjur

0
49

CIANJUR, patas.id – Kinerja Tim Pengawalan dan Pengamanan Pembangunan Pemerintah Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Cianjur, sejauh ini dinilai berjalan cukup efektif. Artinya, dalam berbagai pembangunan tersebut tidak terjadi indikasi penyalahgunaan anggaran ataupun perbuatan melawan hukum.

“Peran TP4D sampai sekarang berjalan efektif di Kabupaten Cianjur,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Cianjur, Yudhi Sufriyadhi, kepada wartawan, Kamis (22 November 2018).

Menurut Yudhi, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Cianjur sudah bekerja sama dengan TP4D Kejari Cianjur. Di antaranya di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Kesehatan serta RSUD Sayang Cianjur.

“Di samping itu kami juga memanfaatkan Jaksa Pengacara Negara sebagai upaya pendampingan hukumnya,” jelasnya.

Pengawalan proses pembangunan yang dilakukan TP4D dilakukan secara detail. Artinya, setiap termin progres pembangunan dipastikan selalu dievaluasi secara rutin.

“Tim kami juga turun langsung ke lapangan untuk mengecek apakah pengerjaan sudah sesuai spek atau tidak,” kata dia.

Hadirnya TP4D, sebut Yudhi, dalam rangka mengawal agar tak terjadi dugaan tindak pidana korupsi. Selain itu, dilakukan juga pendampingan hukumnya.

“Jadi pengawalannya double cover. Alhamdulillah, sepanjang pendampingan yang dilakukan TP4D tidak terjadi penyalahgunaan wewenang maupun perbuatan melawan hukum,” tegasnya.

Yudhi menyebut potensi kerawanan indikasi dugaan tindak pidana korupsi pasti selalu ada. Utamanya di lingkungan eksekutif sebagai pemegang dan pengguna anggaran.

“Tapi bukan tidak mungkin indikasi tipikor juga dilakukan pihak swasta. Misalnya potensi dugaan penyuapan. Biasanya indikasi ini dilakukan pihak swasta untuk melancarkan proyek pengadaan barang dan jasa,” tandasnya. (daz)

Comments

comments