Satpol PP Razia Warung Jamu yang Edarkan Miras

0
220

CIANJUR, patas.id – Satpol PP Kabupaten Cianjur mengamankan 242 botol minuman keras (miras) berbagai merek dan 6 galon miras oplosan dari 8 titik warung jamu dalam operasi yang digelar di wilayah perkotaan, Kamis (3 Januari 2018) dini hari.

Berdasarkan data yang diperoleh, 242 miras tersebut terdiri dari 51 botol arak cap orangtua, 43 botol intisaru, 41 botol anggur merah, 12 botol bir hitam, 13 botol bir putih, dan 78 botol roso-roso, ditambah 6 galon miras oplosan.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, menjelaskan, operasi dan razia miras tersebut merupakan langkah konkret pemerintah untuk menekan peredaran miras di Kabupaten Cianjur. Pasalnya, minuman keras ini menganggu kesehatan maupun merusak kinerja otak bahkan bisa memicu tindak kriminal.

“Kami mengapresiasi pergerakan Satpol PP Kabupaten Cianjur beserta TNI yang sudah mengamankan miras begitu banyak. Hal ini juga mendukung langkah pemkab yang saat itu terus memerangi peredaran miras. Mudah-mudahan menjadi efek jera baik untuk penjual maupun pembeli miras tersebut,” ungkapnya.

Herman juga mengimbau kepada warga Cianjur untuk tidak meminum minuman keras dari berbagai jenis apa pun, karena selain dilarang oleh agama miras juga dapat menghancurkan masa depan.

Apalagi, lanjut dia, generasi muda akan rusak jika terus mengkonsumsi miras, terutama miras oplosan. Bahkan belakangan kerap muncul korban meninggal dunia akibat miras oplosan.

“Saya mengimbau kepada warga Cianjur agar tidak mengonsumsi miras, sebab selain dilarang secara agama, juga dapat mengganggu kesehatan dan merusak kinerja otak sehingga bisa menghancurkan masa depan bagi yang mengkonsumsi miras tersebut,” paparnya.

Herman manambahkan, pihaknya akan terus melakukan razia dan menyisir tempat yang diduga menjual miras oplosan.

“Pastinya tidak kali ini saja, kami terus melakukan razia. Sehingga cita-cita kami bersama warga dalam mewujudkan Cianjur lebih maju dan agamis dapat terealisasi,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments