Pemberantasan Miras Oplosan Jangan Tebang Pilih

0
247

CIANJUR, patas.id – DPRD Kabupaten Cianjur mendorong adanya langkah tegas terkait peredaran minuman keras (miras), terlebih untuk jenis oplosan‎. Sebab, dikhawatirkan, ada korban keracunan hingga meninggal dunia akibat miras oplosan. 

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Cianjur, Yoyoy Badru, mengatakan, setelah ada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2013 tentang Nol Persen Alkohol, seharusnya Pemkab sudah bergerak sejak lama, terkait pemberantasan miras. 

Sayangnya, kata Yoyoy, peredaran miras di Cianjur masih banyak dan mudah didapat, baik itu orangtua, pemuda, termasuk pelajar. Apalagi yang beredar miras oplosan.

‎”Tentunya ketika Perda sudah ditetapkan, apalagi sudah beberapa tahun, harus ditekankan penegakkannya. Jangan dibiarkan beredar, terutama untuk oplosan,” kata dia saat ditemui di Ruang Komisi I, Jumat (27 Oktober 2017).

Dia menambahkan, jatuhnya korban meninggal dunia akibat miras oplosan harus menjadi perhatian lebih oleh Pemkab Cianjur untuk melakukan pemberantasan. “Jangan sampai nanti ada korban lainnya. Sudah cukup yang belakangan ini jadi gambaran,” katanya.

Dia menambahkan, ‎dalam pemberantasan, Satpol PP Kabupaten Cianjur tidak boleh pilah-pilah. Semua tempat yang menjual miras harus diberantas, baik di warung remang-remang, ataupun tempat hiburan.

“Selain tindakan, sosialisasi juga penting. Hal itu untuk mendorong peran serta warga dalam pencegaran peredaran miras. Jika Satpol PP saja tidak bisa maksimal, maka dengan adanya peran warga, diyakini bisa diberantas sampai akarnya,” tutup dia. (isl)

Comments

comments