Polsek Cianjur Jadi Sasaran Terorisme

0
309

CIANJUR, patas.id – Polsek Cianjur diduga menjadi sasaran aksi terorisme. Tidak hanya mereka, beberapa kelompok lain pun menjadi target dari para pelaku teror di Cianjur.

Hal itu terungkap setelah Densus 88 anti teror menangkap dua tersangka teroris di wilayah hukum Cianjur dan Sukabumi, Selasa (11 Juli 2017).

“Tersangka juga melakukan survey sasaran dengan rencana melakukan aksi teror dengan sasaran Polsek Cisaat dan Polsek Cianjur Kota. Ada beberapa barang bukti juga yang diamankan,” ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap HSS, Senin (10 Juli 2017) pukul 11.12 WIB di sebuah rumah di Kampung Pajaya, Desa Sindangjaya Kecamatan Cipanas. Tersangka diduga terlibat bom di wilayah Bandung karena yang bersangkutan memberikan 20 butir peluru kepada R dan A yang sebelumnya sudah ditangkap.

Selain di Cianjur, penangkapan terduga teroris juga dilakukan di wilayah Sukabumi. Tersangka yang diamankan Densus 88 bernama alias Abu Umar.

Tersangka diamankan Selasa (11 Juli 2017) sekitar pukul 09.00-15.00 WIB di Kampung Bobojong RT 01/03 Desa Caringin Wetan Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi. Penangkapan dipimpin AKBP Dani Arifiyanto SIk beserta 15 orang anggota. Penangkapan juga dibantu empat personel Polsek Caringin dan Polres Sukabumi.

“Tersangka Asep Ahmad Bentara Alias Abu Umar ditangkap di rumah mertuanya, kemudian sempat diinterogasi di Mapolsek Caringin dan selanjutnya di bawa ke Mabes Polri oleh Tim Densus 88 AT.”

Tersangka teroris AAB alias Abu Umar, menurut Yusri, sehari-hari tinggal di rumahnya di Jalan Puncak Suji Desa Rancagoong Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur.

“Terduga Teroris AAB alias Abu Umar datang ke Kampung Caringin pada tadi malam sendirian, sekitar pukul 20.00 WIB dengan alasan untuk menengok mertuanya yang sedang sakit keras.”

Sementara itu, Kapolsek Cianjur, Kompol Iskandar, mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi dari pimpinan terkait kantornya yang menjadi sasaran aksi teror. Meski begitu, pihaknya berjanji meningkatkan pengamanan dengan menggeledah dan memeriksa setiap orang yang datang ke Mapolsek Cianjur.

“Dari sebelumnya pemeriksaan itu kami terapkan, namun akan lebih ditingkatkan. Kami juga sudah Jalin komunikasi dengan warga sekitar agar lapor jika menemukan orang yang mencurigakan,” katanya.

Di bawah ini adalah daftar barang bukti yang diamankan dari terduga teroris Cianjur:
1. 1 lembar SIM C atas nama Hadi Sofyan Sauri.
2. 1 lembar e-KTP atas nama Hadi Sofyan Sauri
3. 1 lembar kartu berobat “Klinik Alami ”
4. 1 lembar STNK SPM atas nama Suryani Oktavia Nopol D 3427 OF.
5. 1 lembar uang pecahan Rp. 100.000,-
6. 1 buah dompet kulit warna coklat.
7. 1 unit ponsel merk Nokia N 1112.
8. 1 unit ponsel merk Polytron tipe c- 203 white blue .
9. 1 unit kunci SPM .
10. 2 unit plat Nopol D 3437 OF .
11. 1 lembar surat pernyataan damai atas nama Chep Hermawan dan Ujang Ukasah.
12. 1 unit pisau cutter warna biru .
13. 1 unit pisau belati .
14. 1 unit SPM Beat hitam .

Sedangkan barang bukti yg dpt diamankan dari terduga teroris Asep Ahmad Bentara Alias Abu Umar, antara lain :

1). Dompet warba hitam
2). Kartu ATM BCA
3). Kartu Alfamidi
4). Sim A atas nama Asep Ahmad
5). Sim C atas nama Asep Ahmad
6). Kartu Brizy
7). Fotokopi SYNK a.n Siska Hermawan F 2456 XU
8). Struk token a.n H. Abdul Rauf
9). 1 buah pisau kerambi
10). 1 buah besi tangan pemukul warna hitam
11). 7 buah HP (4 buah ponsel merk Nokia, 1 ponsel merk Polytron, 1 ponsel merk Xiomi, dan 1 ponsel Belphone. (isl)

Comments

comments