Ini Temuan Razia Tempat Hiburan Selama Akhir Pekan

0
212

CIANJUR, patas.id – Sebuah tempat hiburan di Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur disegel dan diberi garis polisi lantaran kedapatan masih buka saat Ramadhan. Izin tempat hiburan itupun sudah habis.

Penutupan dilakukan saat Operasi Cipta Kondisi yang digelar Polres Cianjur, Subdenpom, dan Pemerintah Kabupaten Cianjur dipimpin langsung Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, Sabtu (10 Juni 2017) malam hingga Minggu (11 Juni 2017) dini hari.

‎Petugas gabungan mendatangi tempat hiburan di Cugenang tepatnya di tikungan Tapal Kuda tersebut sekitar pukul 23.30 WIB. Awalnya pengelola tempat hiburan tersebut berkilah tak ada aktivitas selama Ramadhan. Namun setelah diperiksa, ditemukan room karaoke yang masih menyala dengan puntung rokok yang masih hangat, menandakan kehadiran pengunjung sesaat sebelumnya.

Selain itu, ditemukan juga minuman keras sebanyak 77 botol. Padahal Cianjur sudah memiliki Perda tentang Non Persen Alkohol dan diperjelas dalam Edaran Bupati terkait larangan peredaran miras serta tempat hiburan saat Ramadan.

Setelah diperiksa lebih lanjut, izin tempat hiburan itu ternyata sudah habis. Dan izin awalnya pun hanya untuk kafe dan restoran, sehingga petugas dari Satpol PP langsung memasang segel dalam pengawasan, sementara polisi memasang garis polisi.

Sebelum menuju tempat hiburan tersebut, tim gabungan juga telah melakukan pemeriksaan ke tempat hiburan yang berada di Jalan Ir H Djuanda yang sayangnya sudah tutup. Tapi saat diperiksa, ditemukan miras sebanyak 61 botol dalam gudang di lingkungan tempat hiburan tersebut, yang kemudian diamankan dan dibawa sebagai barang bukti.

Selain itu, saat memeriksa kamar kos di lingkungan tempat hiburan, petugas mendapati dua pasangan tanpa identitas yang tidur dalam satu kamar. Bahkan ada anak di bawah umur juga kedapatan sedang berduaan dengan pasangannya.

Wakapolres Cianjur, Kompol Santiadji Kartasasmita, menambahkan bahwa kegiatan razia tersebut dilakukan agar Cianjur tetap kondusif, menindak siapapun yang mengganggu kekhusyukan ibadah umat Islam selama Ramadan. Terkait temuan pasangan di bawah umur, Santiadji mengungkapkan bahwa keduanya akan dibina.

“Temuan itu akan kami tindak lanjuti dengan memanggil orangtuanya agar dibina.”

‎Usai razia, Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar mengatakan bahwa penutupan tempat hiburan tersebut bertujuan agar menjadi efek jera bagi tempat hiburan lainnya yang tidak mengurus izin dan tidak mengikuti larangan berbuka saat Ramadan.

“Kami tutup permanen tempat hiburan tersebut, supaya nanti jadi efek jera bagi yang lainnya. Pasalnya banyak tempat hiburan di Cianjur yang juga tak mengurus izin, dikhawatirkan juga buka saat Ramadhan‎.”

Menurutnya, razia gabungan tersebut akan digelar secara berkala saat Ramadhan dengan harapan tidak ada lagi aktivitas yang mengganggu pelaksanaan puasa bagi umat Islam di Kota Santri. (isl)

Comments

comments