Berkeliaran, Warga Amankan Dua Orang yang Mencurigakan

0
200

CIANJUR, patas.id – Warga Desa Kertajadi kembali menangkap sejumlah orang tak dikenal yang diduga pelaku penculikan. Meskipun belum jelas, warga menangkap orang yang berasal dari Garut tersebut lantaran khawatir kejadian penculikan terjadi lagi di wilayah tersebut, terlebih dengan marak beredarnya informasi penculikan.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun patas.id, laki-laki yang belum diketahui nama aslinya tersebut berkeliaran di Kampung Limbangan Desa Kertajadi Kecamatan Cidaun. Curiga dengan perilakunya, warga pun mengamankan orang yang mengaku dari Bungbulang Garut tersebut.

“Perilakunya mencurigakan, bolak-balik di sekitar Desa Kertajadi. Makanya diamankan, khawatir pelaku penculikan juga seperti yang kemarin-kemarin sempat terjadi. Apalagi asalnya juga dari daerah yang sama dengan pelaku sebelumnya,” ujar Dedi Kuswandi (60) salah seorang tokoh di Desa Kertajadi saat dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu (18 Maret 2017).

Menurutnya, laki-laki yang berumur sekitar 40 tahun itu ditangkap pada Jumat (17 Maret 2017) malam. Tidak lama kemudian, warga juga menangkap perempuan yang juga mencurigakan pada pagi harinya. “Jadi ada dua orang. Tapi di Naringgul juga katanya ada yang ditangkap,” kata dia.

Tapi menurut dia, beberapa orang yang ditangkap tersebut belum bisa dipastikan penculik atau bukan. Warga mengamankan hanya untuk mengantisipasi kejadian penculikan yang pernah terjadi beberapa hari lalu, terlebih kini juga sering beredar informasi penculikan dengan modus menjadi orang dengan gangguan jiwa, pemulung, dan lainnya.

“Ini bentuk reaktif warga, karena pernah kejadian penculikan di sini. Daripada terjadi lagi, mending antisipasi. Tapi kami hanya mengamankan sambil mencari tahu identitas asli dari orang tersebut. Kami juga tidak gegabah menuduh orang penculik kalau tidak ada bukti,” kata dia.

Dia menambahkan, adanya bentuk reaktif dari warga juga diakibatkan kurangnya tindakan dari Pemkab dan pihak kepolisian dalam mengantisipasi kejadian penculikan.

“Ini kan jadi pertanyaan juga, kenapa banyak orang Garut dengan kondisi mencurigakan ke Cianjur. Harusnya ketika ada kejadian kemarin-kemarin langsung ada tindakan antisipasi. Warga kan bisa saja bertindak di luar dugaan, ini pun sudah kami redam agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ucap dia.

Sebelumnya, di Desa tersebut ditangkap Pasangan suami istri asal Kecamatan Cidaun lantaran menculik tiga anak, Senin (13 Maret 2017) lalu. Diduga ketiga anak tersebut akan dibawa ke luar kota untuk dipekerjakan sebagai anak jalanan.(isl)

Comments

comments