Chan Lay Lee Mengaku Tak Membunuh TKI Jubaedah

0
258

GEORGE TOWN, patas.id – Warga Malaysia Chan Lay Lee (42 tahun), mengaku tak bersalah atas kematian yang menimpa pembantunya yang berasal dari Cirebon, Jubaedah (38 tahun), pada 25 Februari lalu.

Dalam persidangan yang berlangsung hari ini, Jumat (10 Maret 2017), Chan didakwa karena telah menyebabkan luka serius pada pembantunya yang berasal dari Kamboja, Anad (22 tahun), serta menyiksa Jubaedah hingga meninggal di kediamannya di Lebuhraya, Jelutong, Malaysia.

Atas perbuatannya tersebut, Jaksa Penuntut Umum Nurul Huda Idris dan Nurul Fatin menuntut hukuman penjara minimal 20 tahun disertai denda atau hukuman mati.

Menanggapi tuntutan berat Jaksa, pengacara A. Ruebankumar, pembela Chan, menyatakan bahwa kliennya tak bersalah karena Jubaedah, menurutnya, meninggal karena terjatuh dari tangga. Pembelaan tersebut bertentangan dengan kesaksian Anad yang mengaku sering disiksa dan dipukul dengan besi oleh majikannya tersebut.

Sidang lanjutan atas kasus ini akan berlangsung 11 Mei 2017 depan. (cho)

Comments

comments