Dua Pelaku Pencluritan Muslim Masih Buron, Satu Ditangkap

0
262

CIANJUR, patas.id – Pelaku pembacokan Muhammad Muslim (17 tahun) siswa SMKN 1 Cilaku akhirnya ditangkap. Pelaku yang berinisial RR (18 tahun) ditangkap saat sedang menenangkan diri. Namun, dua pelaku lainnya yang ikut dalam peristiwa yang menewaskan Muslim masih buron.

Seperti yang diketahui, pada Jumat (17 Februari 2017), Muslim dibacok di Kampung Munjul Desa Munjul Kecamatan Cilaku. Muslim yang hendak pulang setelah perayaan ulang tahun temannya tewas lantaran luka sabetan sepanjang 15 centimeter di bagian perut.

BACA: Pulang Rayakan Ultah Temannya, Siswa SMK Diclurit

“Kami berhasil menangkap pelaku di salah satu tempat sedang menenangkan diri. Namun dua temannya, R dan WM (perempuan) masih dalam pencarian,” ujar Kasatreskrim Polres Cianjur, Benny Cahyadi saat gelar perkara di Mapolres Cianjur, Senin (27 Februari 2017).

Menurut Benny, motif pelaku ialah tawuran antar pelajar yang menganggap siswa sekolah lain sebagai musuh. Namun polisi masih mendalami terkait keterlibatan dua pelaku lainnya, terutama untuk pelaku perempuan.

“Jadi, pelaku ini menganggap siswa sekolah lain sebagai musuhnya meski tak saling kenal. Pasal yang dikenakan ialah 351 KHUP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.”

ā€ŽSementara itu Obar Akun atau Abah Akun, orangtua Muslim, menyatakan bahwa dirinya menyerahkan semua proses hukum kepada pihak kepolisian dan penegak hukum. Namun dia ingin pelaku dijatuhi hukuman yang seberat-beratnya.

“Dia anak kedua saya. Sangat menyayangkan dia dicegat di jalan tanpa masalah apapun, dibunuh begitu saja. Dia anak baik, tapi kenapa malah jadi sasaran pelaku tawuran? Saya harap hukumannya setimpal, kalau bisa seberat-beratnya.”

Abah Akum berharapĀ pemerintah bisa melakukan pencegahan supaya tidak ada lagi korban jiwa dari aksi tawuran pelajar. “Cukup anak saya yang terakhir jadi korban, jangan ada lagi. Nyawa itu tidak murah. Jangan karena budaya tawuran jadi banyak korban lagi,” tandasnya. (isl)

Comments

comments