Pemuda Pancasila Khawatirkan Penyebaran Paham Komunis di Cianjur

0
240

CIANJUR, patas.id – Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kabupaten Cianjur mengkhawatirkan adanya penyebaran ‎paham komunisme dan bangkitnya komunis di Cianjur. Tidak hanya itu, mereka juga mendorong kelompok etnis Tionghoa mengambil sikap atas tindakan Haryadi Atmaja yang mencoreng nama baik Tionghoa di Cianjur.

Hal itu diungkapkan Sekretari MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cianjur Rustam Efendi yang memimpin jalannya aksi unjuk rasa terkait gugatan Wisma Karya oleh Haryadi Atmaja di Pengadilan Negeri Kelas IIB Cianjur. Menurutnya, rencana penggugat Wisma Karya untuk mengalihfungsikan Wisma Karya sebagai Pusat Pendidikan Tionghoa dikhawatirkan memunculkan paham yang berseberangan dengan ideologi Pancasila.

“Yang dikhawatirkan itu ketika dalam pusat pendidikan tersebut terjadi penyebaran paham komunis. Kami selaku‎ pembela Pancasila tentunya menolak keras adanya penyebaran paham tersebut.”

Menurutnya, bahaya laten dari paham komunisme dan kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) sudah mulai muncul. Makanya warga Cianjur mesti waspada dan mengantisipasi bangkitnya komunis. “‎Saya pikir di akar rumput sudah ada pergerakan. Oleh karena itu harus dicegah sedini mungkin agar komunisme tidak bangkit di Cianjur.”

Sementara itu, Eka Merdeka, salah seorang perwakilan massa, meminta kelompok etnis Tionghoa di Cianjur untuk mengambil sikap terhadap perbuatan Haryadi Atmaja yang mencoreng nama baik Tionghoa lantaran menggugat cagar budaya serta sarana olahraga bagi atlet tenis meja.

“Saya‎ mengenal banyak etnis Tionghoa Cianjur, tapi hanya Haryadi Atmaja yang mengusik kami. Makanya kami harap kelompok etnis Tionghoa di Cianjur ambil sikap, jika tidak, kami khawatir ada gerakan lebih besar atau bahkan sampai menggelar aksi usir etnis Tionghoa dari Cianjur,” tuturnya. (isl)

Comments

comments