Parah, Guru Ngaji Setubuhi Muridnya sampai 7 Kali

0
285

CIANJUR, patas.id – Polres Cianjur menangkap Dul (53), guru ngaji yang mencabuli muridnya. Meski terus mengelak telah melakukan aksi bejatnya, saksi dan bukti yang kuat bakal menjerat warga Desa Munjul Kecamatan Cilaku tersebut.

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Benny Cahyadi, menerangkan, kejadian tersebut bermula ketika SH (14), diperintah untuk menginak Sabtu malam di rumah Dul, dengan alasan agar tak terlambat mengaji saat Subuh.

Namun sebelum Subuh, Dul membangunkan korban dan mengajaknya ke Madrasah. Setelah itu, korban disuruh membuka pakaian hingga keadaannya telanjang, lalu korban pun disetubuhi.

“Tidak hanya sekali, pelaku melakukan menyetubuhi korban sampai 7 kali di lokasi yang berbeda,” ujar dia kepada wartawan saat gelar perkara, Senin (9 Januari 2017) siang.

Menurutnya, aksi bejad tersebut dilakukan sejak 2014 lalu dan dilakukan setiap hari Minggu. Yang pertama dilakukan pada Maret 2014, kemudian Mei 2014, Juli 2014, Maret 2015, Mei 2015, Oktober 2015, dan terakhir pada 18 September 2016.

“Jadi rata-rata dilakukan saat korban menginap sekitar pukul 01.00 WIB,” ujar dia.

Menurutnya, pelaku bersikeras tidak mengakui perbuatannya. Namun berdasarkan hasil visum dan keterangan saksi, pelaku memang melakukan aksinya terhadap korban.

“Kami tidak mengejar pengakuan dari pelaku, tapi lebih pada keterangan para saksi. Dari semua keterangan, sudah condong keterangan kepada pelaku,” kata dia.

Benny mengatakan, atas tindakannya pelaku dikenakan pasal 81 ayat 2 Undang-undang nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Kami kenakan pasal tersebut. Kami juga menunggu adanya laporan lanjutan, sebab diduga ada korban lainnya,” kata dia.

Sementara itu, Dul menuturkan, dirinya tidak pernah melakukan perset‎ubuhan tersebut. Dia yang merupakan petani dan pimpinan madrasah tersebut tetap membantah seluruh tuduhan tersebut.

“Santri saya ada 15, tidak pernah saya melakukan persetubuhan kepada murid-murid. Saya tetap menolak tuduhan itu,” tegasnya saat diperiksa.(isl)

Comments

comments