Mantan Menteri Perancis Cahuzac Divonis Bersalah

0
224

PERANCIS, patas.id — Jerome Cahuzac (64 tahun), nampak tercenung saat hakim membacakan vonis 3 tahun penjara untuk dirinya. Pengadilan Tinggi Paris memutuskan Cahuzac bersalah atas tuduhan penggelapan pajak, pencucian uang, serta menyembunyikan kekayaan di wilayah-wilayah yang merupakan surga bagi pengemplang pajak dunia.

Kasus ini dianggap sebagai salah satu skandal terbesar yang terjadi pada masa pemerintahan Presiden Francois Hollande. Cahuzac merupakan mantan Menteri Muda Urusan Ekonomi, Keuangan, dan Perdagangan Luar Negeri Perancis. Hakim menilai Cahuzac telah melakukan kejahatan yang sangat serius serta membahayakan tatanan masyarakat. Selain hukuman penjara 3 tahun, Cahuzac juga dilarang melakukan pekerjaan apapun selama 5 tahun.

Cahuzac dan mantan istrinya, Patricia Menard, dituduh memiliki rekening ilegal di beberapa bank mancanegara selama dua dekade penuh. Sebelumnya, pasangan ini membayar denda sebesar 2,3 juta euros (sekitar Rp 32 miliar) kepada pemerintah Perancis. Menard telah terbukti bersalah dan menjalani hukuman penjara 2 tahun.

Pasangan Cahuzac-Menard diperkirakan memiliki kekayaan senilai 3,5 juta Euro (sekitar Rp 49 miliar) pada tahun 2013. Namun, nilai kekayaan Cahuzac yang sebenarnya dipercaya jauh lebih besar, terutama jika melihat gaya hidup mewah pasangan tersebut selama bertahun-tahun.

isle-of-man
Isle of Man, sebuah wilayah dengan sistem finansial yang independen dari negara induknya, Inggris.

Pada bulan Maret 2013, Cahuzac dipecat dari jabatan menteri muda karena dugaan penipuan pajak namun berhasil lolos dengan putusan tak bersalah. Saat dipecat, mantan dokter bedah kosmetik ini baru bekerja sebagai menteri selama 10 bulan. Pada bulan April 2013, dalam website-nya, secara sembrono Cahuzac menyebutkan bahwa dirinya memiliki rekening rahasia di beberapa bank selama dua dekade. Hal ini membuat banyak pihak gerah dan geram.

Pada bulan April 2016, Panama Paper membocorkan dokumen yang menjadi bukti bahwa Cahuzac adalah pemilik sebuah perusahaan bernama Cerman Group Limited yang dipakainya untuk melakukan pencucian uang dan penggelapan pajak. Belakangan terungkap bahwa kekayaan Cahuzac tersebar di rekening-rekening di Swis, Singapura, serta Isle of Man, surga bagi para pengemplang pajak dunia. Kasus pun dibuka kembali.

Cahuzac divonis bersalah Kamis (8 Desember 2016) kemarin. Pengacara Cahuzac menyatakan banding. jadi, untuk sementara, mantan anggota Partai Sosialis Perancis ini menghirup udara bebas. (cho)

Comments

comments