Makam Asep Sunandar Dibongkar Tim Otopsi

0
295

CIANJUR, patas.id – Makam Asep Sunandar (25 tahun), terduga pelaku 17 kasus kekerasan di Cianjur yang meninggal ditembak dalam proses penangkapan beberapa waktu lalu kembali dibongkar untuk diotopsi, Rabu (16 November 2016).

Berdasar pantauan patas di lapangan, terlihat makam Asep alias Mpep ditutup rapat dengan tenda dan terpal untuk proses ‎otopi yang dilakukan tim forensik dari RSUD Cianjur dan Polda Jawa Barat.

Titin Fatimah (49 tahun), ibunda Mpep, nampak hadir dalam proses pembongkaran dan otopsi yang didampingi perwakilan dari LBH Jakarta dan perwakilan dari Komnas HAM. Sayangnnya keluarga tak diperbolehkan melihat proses pembongkaran dan otopsi.

“Gak tau katanya tidak boleh, alasannya takut trauma, padahal ibu‎ ingin lihat jenazah anak ibu.”

Kuasa hukum keluarga Asep, Bunga ‎Siagian, menuturkan, pihaknya sudah meminta agar otopsi dilakukan secara terbuka. Namun keterbukaan tersebut masih dibatasi. “Alasannya masih proses penyidikan, jadi dilarang masuk, termasuk keluarga,” ujarnya.

Menurut Bunga, hasil otopsi nantinya akan memberi petunjuk jelas mengenai proses kematian Asep. Dia juga berharap pihak forensik independen untuk hasil yang sebenar-benarnya.

“Karena ini pihak kepolisian juga yang melakukan otopsi kami harap tak ada yang ditutupi. Ketika ada kejanggalan tentu harus ditindaklanjuti, hasilnya pun dibuka secara transparan.”

Sampai pukul 12.00 WIB, proses otopsi yang diulai pada pukul 09.00 Wib masih terus berlangsung. Sejmlah warga juga melihat dari luar garis polisi yang dipasang di sekitar makam Asep. (isl)

Comments

comments