Petani Jagung Pelangi Ditanggap di Malaysia

0
31

CIANJUR, patas.id – Luki Lukmanulhakim, 45 tahun, petani asal Cianjur sempat mencuri perhatian publik dengan jagung warna-warni yang dibudidayakannya. Jagung jenis Glas Gem Corn yang sukses dikembangkannya menjadi 12 hingga 20 varian warna dari empat warna dasar itu pun bahkan sempat viral di media daring dan media sosial.

Tak hanya itu, sejak ramai diberitakan, kebunnya di Kampung Lebak Saat, Desa Cirumput, Kecamatan Cugenang, Cianjur, itu pun sontak menjadi destinasi wisata dadakan. Hingga kini, kebun jagung warna-warni masih banyak dikunjungi. Ada yang hanya sekedar ingin menghilangkan rasa penasaran, hingga ada yang memang berniat untuk bermitra mencari peluang usaha.

Bahkan, Luki baru saja kembali dari Malaysia, tepatnya dari Trengganu untuk memenuhi undangan sebuah perusahaan agrobisnis setempat. Kepergiannya ke salah satu negara bagian Malaysia selama lima hari itu tak terlepas dari kiprahnya dalam mengembangkan jagung warna-warni.

Di sana, Luki didapuk sebagai “expert” dan diminta untuk berbagi pengalaman di bidang pertanian di hadapan pejabat kementerian pertanian, pejabat otoritas setempat serta para doktor dan profesor dari Universitas Maritim Terengganu.

“Awalnya saya hanya diminta berbicara tentang budidaya jagung, namun mereka ternyata tertarik dengan konsep pertanian yang saya punya,” kata Luki, Senin (6 Oktober 2019).

Konsep yang dimaksud Luki berkaitan soal Ecotourism dan inovasi-inovasi pertanian dan penerapan teknologi pertanian yang selama ini ia terapkan di kebunnya. “Tidak pernah menyangka dan suatu kehormatan bagi saya bisa berbagi pengalaman di negeri orang,” ucapnya.

Dalam waktu dekat, Luki juga akan melakukan penandatanganan MoU dengan sebuah lembaga pendidikan yang konsen di bidang agroedukasi, juga berasal dari Malaysia, tepatnya dari Selangor.

“Sebelumnya perwakilan dari mereka memang pernah berkunjung ke sini (kebun) karena penasaran dengan jagung pelangi yang viral itu. Setelah kita berdiskusi panjang, mereka ternyata tertarik dengan konsep kebun ini hingga ditindaklanjuti dengan rencana kerja sama nanti,” ungkapnya. (daz)

Comments

comments