Sudah Disegel, Peternakan Ayam di Cisarandi Tetap Beroperasi

0
31

CIANJUR, patas.id – Pemerintah Kabupaten Cianjur menyetop sementara operasional sebuah peternakan ayam petelur yang diduga tak berizin lengkap di Desa Cisarandi, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur. Ironisnya, meskipun sudah dipasangi segel, tetapi aktivitas di perusahaan penanaman modal asing itu masih tetap berlangsung.

Penyegelan dilakukan usai Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, melakukan sidak ke lokasi, belum lama ini. Saat dikonfirmasi mengenai tindak lanjut dari penyegelan tersebut, Herman menyarankan agar menghubungi Satpol PP.

“Oh itu mah ke Satpol PP saja,” kata Herman singkat usai menghadiri penyerahan bantuan rumah bagi keluarga almarhum Inspektur Dua Erwin Yudha Wildani di Perumahan Bumi Catur Siwi, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kamis (12 Agustus 2019).

Kepala Desa Cisarandi, Endang S, pun mengaku bukan kewenangannya menindaklanjuti hasil penindakan terhadap peternakan ayam petelur yang diduga belum melengkapi perizinan tersebut. Namun ia tak memungkiri masih adanya aktivitas pascapenyegelan belum lama ini.

“Saya tidak tahu apa-apa. Penindakan bukan kewenangan saya,” kata Endang, Jumat (13 September 2019).

Kepala Seksi PPNS Satpol PP Kabupaten Cianjur, Heru Haerul Hakim, menegaskan sesuai instruksi Plt Bupati saat sidak, keberadaan peternakan ayam petelur di Desa Cisarandi harus dihentikan sementara karena belum melengkapi perizinan. Satpol PP memasang segel sebagai bentuk peternakan tersebut sedang dalam pengawasan.

“Tapi belum dilakukan pengosongan kandang. Kami sebatas menyegel sebagai bentuk pengawasan. Kecuali kalau perusahaan peternakan itu tetap tidak menempuh proses perizinan, baru kita akan kosongkan,” tegas Heru.

Heru menuturkan alasan belum dilakukannya pengosongan kandang selama dalam proses pengawasan didasari pertimbangan risiko. Artinya, ada tahapan-tahapan yang mesti ditempuh sesuai aturan.

“Kalau kemudian kita kosongkan kandang, lantas ayam-ayamnya semua mati, ini bagaimana? Kemudian dari pihak peternakan meminta ganti rugi kepada kita, bagaimana? Karena itu, penyegelan yang kami lakukan baru dalam tahap pengawasan, bukan penutupan,” tandasnya. (daz)

Comments

comments