Cianjur Tolak Beras Impor

0
196

CIANJUR, patas.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di Kecamatan Warungkondang, Jumat (19 Januari 2018).

Herman menyebutkan, pihaknya tidak akan mendistribusikan beras impor ke pasaran. Jika memang wilayahnya mendapatkan kuota beras impor dari pemerintah pusat itu.

Jika kuotanya ada bagi Cianjur, kami akan simpan di gudang saja. Targetnya kan 850 ribu ton, sementara di Cianjur menghasilkan 9.900 ton, dan ini jelas surplus. Jadi, kami pastikan untuk menolak impor beras, ini juga sebagai upaya menjaga stabilitas harga beras di pasaran.

Sementara itu, Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah, menuturkan, melalui Satuan Tugas (Satgas) Pangan terus melakukan upaya antisipasi melambungnya harga beras di Cianjur dengan memantau setiap pergerakan harga dan ketersediaan komoditas itu.

Soliyah menjelaskan, harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Cianjur masih di bawah harga eceran tertinggi (HET).

Sesuai laporan dari Satgas Pangan, yang diketuai Kasat Reskrim, untuk beras masih di bawah HET, jadi masih stabil. Tak seperti di sejumlah wilayah yang harganya di atas HET.

Soliyah mengaku terus memotivasi jajarannya di tim Satgas Pangan untuk terus solid memonitoring dan mengawasi pergerakan harga berbagai komoditas kebutuhan masyarakat di pasaran.

Koordinasi itu, ucap Soliyah, tak hanya dilakukan di lingkungan jajarannya saja, tetapi dengan Pemkab Cianjur dan instansi vertikal seperti, Bulog. “Dengan Dinas Peternakan juga kami koordinasi, menyikapi harga ayam yang sempat melambung. Alhamdulillah sekarang sudah ada solusinya,” ujarnya.

Saat ini harga komoditas yang terpantau cukup menonjol di antaranya jenis cabai-cabaian. Soliyah mengaku harga cabai-cabaian sekarang relatif masih tinggi.

“Penyebabnya karena stok berkurang akibat pengaruh cuaca. Harganya saat ini di pasaran masih cukup tinggi. Tapi dalam batas kewajaran,” tandasnya. (wan)

Comments

comments