Agung Suryamal: Jangan Bangun Industri di Jalan Nasional

0
185

CIANJUR, patas.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Jawa Barat mendorong pemerintah daerah tidak mengizinkan investor membuka industri di jalur provinsi atau nasional. Pasalnya hal itu akan menimbulkan kemacetan yang malah menyulitkan distribusi untuk industri lainnya.

Ketua Kadin Jabar, Agung Suryamal, mengatakan, investasi memang dibutuhkan untuk mendorong pembangunan di daerah. Namun investasi tersebut harus dijaga agar tidak membawa dampak negatif.

“Pembangunan industri itu harus direspon positif oleh pemerintah, tetapi perencanaan dan penataannya harus cermat. Misalnya industri-industri ditempatkan di satu kawasan,” kata dia saat berkunjung ke Cianjur,  beberapa hari lalu. 

Menurutnya, fakta saat ini industri dibangun di jalan-jalan protokol dan berstatus jalan provinsi serta nasional. Akibatnya menimbulkan kemacetan yang merugikan warga serta mengganggu kenyamanan.

Kemacetan, lanjut dia, bakal berdampak pada tersendatnya distribusi barang dari industri menengah ke bawah. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi tidak akan berkembang meskipun investasi tinggi.

“Makanya harus dipikirkan dulu, berdasarkan koordinasi juga dengan pengusaha lainnya. Jangan karena investasinya besar, industri kecil diabaikan, padahal nanti terkena dampaknya,” ucap dia.

Agung menambahkan, karena saat ini kondisi kemacetan sudah terjadi, pemerintah harus mencari solusi. “Bisa dibuatkan jalur lintasan baru atau industrinya dimundurkan,” ucapnya.

Di sisi lain, Agung juga mendorong kadin di setiap kabupaten/kota untuk bisa menjadi mitra dan mengusulkan pada pemerintah daerah untuk menata investasi di daerahnya.

“Jadi kadin juga harus bermitra dan memberikan usulannya, dengan begitu investasi bvisa berjalan tanpa merugikan,” katanya. (isl)

Comments

comments