Beli Kartu Prabayar Harus Registrasi, Penjual SIM Card Merugi

0
174

CIANJUR, patas.id – Sejak Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mewajibkan registrasi kartu menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di KTP dan Nomor Kartu Keluarga (KK) bagi pemegang nomer SIM prabayar baru mau pun lama wajib melakukan registrasi, gerai penjual SIM prabayar mengaku merugikan.
Mansur (30 tahun), seorang penjual kartu SIM prabayar, mengatakan, sebagai penjual hal tersebut sangat merepotkan sekaligus merugikan.

“Itu kan sangat mengganggu dan penjualan tidak normal sekali bagi saya, apa lagi untuk pembeli harus membawa-bawa kartu keluarga,” ujarnya kepada patas.id, Rabu (8 November 2017).

Mansur menambakahkan, selama periode Oktober sampai sekarang penjualan SIM prabayar di tokonya mengalami penurunan.

“Kalau misalnya si pembeli membawa kartu keluarga (KK) bisa memudahkan, sementara itu kan si pembeli maunya langsung pakai,” kata dia.

Nina (16 Tahun) seorang pelajar pun mengaku “Bagi sangat kesulitan kalau membeli kartu SIM prabayar harus bawa-bawa kartu keluarga segala.

“Soalnya kalau membawa kartu keluarga harus minta izin dulu orangtua, belum lagi berabe bawa-bawa KK ke mana-mana,” pungkasnya. (jon)

Comments

comments