Merah Putih dan Umbul-umbul Jago Tak Banyak Dilirik

0
222

CIANJUR, patas.id – ‎Pedagang bendera musiman di Cianjur mengaku pendapatannya menurun sampai 60 persen di tahun ini. Bahkan model umbul-umbul berlogo Cianjur Jago pun tak banyak dilirik.

Yogi Ade Susanto (40 tahun), salah seorang pedagang bendera di Jalan Raya Sukabumi, mengatakan dirinya sudah mulai berdagang di jalur tersebut berjualan sejak 29 Juli 2017 dan rencananya bakal di sana sampai 17 Agustus.

“Kalau jualan benderanya sudah lima tahun, setiap mendekati HUT RI pasti jualan di sini,” terang Yogi. Menurutnya, dibanding beberapa tahun terakhir, pendapatannya menurun hingga 60 persen. Jika biasanya dia mendapatkan Rp 1 juta atau paling rendah Rp 800 ribu per hari, tahun ini untuk sampai Rp 500 ribu pun cukup sulit.

“Dulu mah sehari bisa 2 kodi, sekarang 1 kodi juga susah, mau itu bendera ataupun umbul-umbul.”

‎Menurutnya, bendera yang diambilnya dari distributor dari Garut tersebut memiliki model yang baru khusus untuk Cianjur, yakni Cianjur Jago. Namun ternyata model terseut tak berpengaruh besar pada penjualan.

“Sama saja, tidak berpengaruh. Jualan tetap sepi, malah banyak yang enggak mau beli yang ada logo Jago-nya.”

Turunnya omset penjualan, lanjut Yogi, sangat mempengaruhi keuntungan yang diperoleh. “Otomatis, untung juga kecil, hanya cukup untuk sehari-hari tidak ada yang bisa ditabung,” katanya. (isl)

Comments

comments