Ancaman Diskoperindag Cianjur Bagi Transaksi Sewa Kios di PIP

0
332

CIANJUR, patas.id – Para pedagang mengeluhkan adanya transaksi sewa dan jual beli kios serta los di Pasar Induk Pasirhayam. Namun Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Cianjur bakal menarik hak pakai dari pedagang yang melakukan hal tersebut.

Liza Meilani (41 tahun), salah seorang pedagang di Pasar Sindanglaka, mengatakan dirinya sempat mencoba jualan di PIP, namun harus membayar biaya sewa sebesar Rp 350 ribu per bulan pada pemilik kios.

“Kan tidak punya kios di sana, jadi jualannya sewa ke orang. Beli juga katanya harus sampai puluhan juta,” keluhnya.

Menurut Liza, rencana Pemkab untuk memindahkan pedagang di sejumlah pasar bayangan seperti yang ditempatinya diharapkan juga memberikan lapak atau losnya.

Kan tadi kata Wabup dikasih kios dan los di sana. Kalau memang begitu kami pasti mau, asal gratis. Kemarin selain harus bayar sewa, ditambah sepi, sementara kebutuhan sehari-hari harus ada.”

Kepala Diskoperindag Kabupaten Cianjur, Himam Haris, mengatakan bahwa sebenarnya tidak boleh ada sewa atau jual beli kios atau los. Pasalnya kios dan los bukan hak milik melainkan hak guna yang bisa ditarik jika tidak mengikuti aturan.

“Itukan hak pemakaian, jangan diperjualbelikan. Akan kami tindaklanjuti info dari pedagang tersebut.”

Selain itu, Himam menambahkan bahwa sesuai ketentuan, pedagang yang tidak mengisi lapak, kios atau losnya dalam jangka waktu tertentu, maka akan ditarik, termasuk yang ketahuan memperjualbelikan atau menyewakan kios.

“Yang tidak mengisi atau yang menyewakan bakal ditarik. Lebih baik diberikan kepada mereka yang memang niat berjualan. Kalau dijual atau disewakan, berarti mereka tidak mau jualan, kan? Makanya kami akan beri sanksi tegas,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments