SMK Pasundan 1 Kini Punya Ritel Sendiri

0
337

CIANJUR, patas.id – SMK Pasundan 1 kini memiliki laboratorium ritel sendiri untuk menunjang mata pelajaran pemasaran para siswanya.

Ruangan praktek ini didapat dari program Alfamart Class sebagai bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Sumber Alfaria Trijaya. Tbk, pengelola jaringan ritel Alfamart. Penyerahan yang ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Alfamart dan SMK 1 Pasundan dilaksanakan Kamis (20 Juli 2017).

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat dan Hubungan Industri SMK Pasundan 1, Nurjannah, mengatakan bahwa pihak sekolah menyambut positif kerja sama yang terjalin dengan dunia industri tersebut.‎ Kelas ritel merupakan salah upaya sekolah untuk mengikuti perkembangan dunia usaha.

“Alfamart Class merupakan bentuk kami dalam mengikuti perkembangan zaman. Belajar berbisnis merupakan sangat relevan dengan kurikulum yang saat ini digunakan,” tuturnya saat diwawancara.

Menurutnya, cikal-bakal bisnis ritel sudah dilakukan sejak lama melalui kehadiran warung-warung kecil di lingkungan sekolah. Sekolah kejuruan telah menjadi salah satu alternatif pendidikan yang dipilih masayarakat.

“Lulusan SMK itu SDM yang sangat releven dengan kebutuhan industri dunia kerja, selain melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi.”

Nurjannah menambahkan sekolah juga aktif bekerja sama dengan dunia usaha untuk mengetahui kompetensi yang dibutuhkan oleh masing-masing perusahaan dan aktif berkomunikasi dengan Disnaker untuk mengetahui keterampilan apa yang dibutuhkan.

Menurutnya, kerja sama dengan industri juga bakal memberikan wawasan mengenai persiapan etos kerja, penerapan disiplin serta menambah wawasan dan pengetahuan pelajar terhadap dunia pekerjaan yang sesungguhnya. Sehingga, saat lulus sekolah, para siswa betul-betul siap dan memiliki bekal serta daya saing untuk bisa bekerja.

“Kami berharap dengan adanya kelas ritel dapat memberikan dampak positif baik sebagai stimulus perusahaan lain untuk berkontribusi menyerap SDM dari lulusan SMK Pasundan 1.”

Sementara itu Branch Manager Alfamart, Azzam Nurachman, menjelaskan bahwa Alfamart Class merupakan bagian dari tanggung jawab sosial PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk yang bertujuan untuk turut serta meningkatkan kualitas lulusan SMK di Indonesia.

Program ini diakuinya telah dilaksanakan sejak dijalankan pada tahun 2011 di 16 wilayah di Indonesia yakni Jakarta, Banten, Plumbon, Bandung, Bogor, Semarang, Madiun, Malang, Banjarmasin, Makassar, Pekanbaru, Medan, Manado, Karawang, Bima, Purwakarta, dan Cianjur. SMK Pasundan 1 menjadi sekolah ke-179 yang telah menjalankan Program Alfamart Class.

“Perkembangan industri yang pesat juga harus diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM-nya. Namun saat ini masih dibutuhkan penyesuaian antara keterampilan yang dimiliki para lulusan SMK dengan yang dibutuhkan dunia usaha, jadi Alfamart Class merupakan salah satu cara menjembatani situasi ini.”

Tak sekedar praktek, menurutnya, program itu juga memfasilitasi para siswa yang memiliki ketertarikan di dunia pemasaran, khususnya di bidang ritel, yakni untuk mengetahui pengelolaan bisnis ritel sekaligus dapat mempraktikan ilmu yang diperoleh dalam program magang.

“Nantinya para siswa akan mengikuti program magang, bahkan setelah lulus dapat bergabung bekerja di Alfamart, atau dapat memulai usaha ritel dengan bekal ilmu yang telah diperoleh di program Alfamart Class.”

Selain program magang, Alfamart Class juga dilengkapi dengan fasilitas laboratorium ritel. Laboratorium yang berbentuk toko modern itu dihibahkan untuk sekolah tersebut. Termasuk keuntungannya akan masuk ke pihak sekolah.

“Kami menghibahkan toko modern ini untuk menunjang praktek belajar para siswa. Siswa bisa mempraktikan bagaimana manajemen pengelolaan barang, pengelolaan keuangan hingga pelayanan kepada konsumen dilakukan,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments