Tambang Emas Desa Karyamukti Seluas 2.410 Hektar Diresmikan

0
721

CIANJUR, patas.id – PT Cikondang Kancana Prima (CKP) menggelar peresmian sekaligus pembukaan tambang emas di Desa Karyamukti Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur, belum lama ini. Dibukanya tambang tersebut, diharapkan mampu mendongkrak ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di sekitar tambang.

Peresmian tambang yang kini sudah memiliki legalitas dan resmi tersebut dihadiri oleh unsur Muspida Kabupaten Cianjur, Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat serta masyarakat di Desa Karyamukti.

Berbagai kegiatan digelar dalam pembukaan tersebut, salah satunya penyerahan sembako dan bantuan untuk masjid-masjid di sekitar wilayah tambang, pemaparan perkembangan pengerjaan tambang, hingga peninjauan langsung ke lubang tambang bersama tamu undangan yang hadir dan warga sekitar.

Komisaris Utama PT. Gunung Rosa Group yang juga mantan Kapolri Badrodin Haiti serta Direktur Utama PT CKP Muhammad Fathir Edison langsung datang menghadiri peresmian tambang emas tersebut. Dalam sambutannya, Komisaris Utama GRG, Badrodin Haiti, mengucapkan terimakasih kepada tamu dan warga yang sudah berpartisipasi dalam acara tersebut. “Terimakasih atas kehadirannya di acara peresmian ini,” ujar dia.

Menurutnya, CKP bakal hadir untuk memberikan kontribusi bagi warga, mulai dari pemberdayaan hingga peningkatan ekonomi. Kegiatan penambangan nantinya akan dinikmati oleh warga sekitar, negara dan perusahaan.

“Kegiatan penambangan yang dilakukan oleh perusahaan sesuai dengan kaidah penambangan underground yang baik serta sesuai dengan standar health, safety, and environment.

Direktur Utama PT CKP, Muhammad Fathir Edison , menuturkan, pengerjaan penambangan ini akan menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar yang sesuai dengan kompetensi dan kemampuan masing-masing individu. Selanjutnya, “Kami juga telah menunjuk kontraktor yang kompeten, sehingga sesuai standar,” tuturnya.

Dia berharap, ke depan, pertambangan seluas 2.410 hektar tersebut dapat berkembang serta terus memberikan kontribusi nyata pada masyarakat di lingkungan tersebut. “CSR juga pasti dijalankan sesuai aturan, rehabilitasi lingkungan seperti penanaman pohon juga rutin dilaksanakan. Kami ingin pertambangan ini terus maju,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments