Bantuan Pusat, Provinsi, dan Daerah untuk Nelayan Tidak Tepat Sasaran

0
247

CIANJUR, patas.id – Sebagian nelayan di Pantai Selatan Cianjur mulai melaut meskipun hasil tangkapan masih minim. Melaut terpaksa dilakukan guna menutupi kebutuhan sehari-hari karena para nelayan tidak memiliki keahlian lain.

Salah seorang nelayan, Hadi Haryadi (48 tahun), mengatakan bahwa saat ini cuaca sudah mulai membaik. Oleh karena itu nelayan memaksakan diri melaut dengan harapan hasil tangkapan yang dijual bisa memenuhi kebutuhan hidup, apalagi harga ikan masih tinggi.

“Gelombang sudah tidak tinggi, namun hasil tangkapan masih minim, hanya cukup untuk menganti operasional melaut dan sedikit untuk biaya rumah tangga. Dari pada menganggur, lebih baik melaut karena harga ikan masih tinggi, meskipun minim hasil tangkapan cukup untuk biaya hidup sehari-hari.”

Dalam tiga bulan terakhir, sebagian besar perahu nelayan terpaksa didaratkan karena cuaca ekstrem ditambah musim paceklik yang cukup panjang, dimana hasil tangkapan sangat minim dan resiko melaut yang cukup tinggi. Bahkan untuk menutupi operasional melaut, nelayan terpaksa menghutang meskipun hasil yang mereka dapatkan tidak dapat membayar hutang.

“Sudah berkali-kali kami meminta pembinaan dari berbagai kalangan di pemerintahan, agar memiliki keahlian lain, namun hingga saat ini belum terwujud.”

Menurutnya, koperasi nelayan yang didirikan dinas terkait di Pemkab Cianjur hingga saat ini belum dirasakan manfaatnya oleh nelayan di pantai selatan Cianjur itu. “Kami menilai keberadaan koperasi belum bisa menjadi solusi bagi nelayan terutama ketika cuaca ekstrem dan musim paceklik seperti kemarin,” ucapnya.

Dia dan ratusan nelayan di wilayah tersebut, berharap koperasi yang didirikan, dapat menjadi rumah kedua bagi nelayan ketika mengalami kesulitan untuk melaut, seperti pengadaan BBM, simpan pinjam dan pengadaan alat-alat untuk perahu, sehingga nelayan tidak harus jauh-jauh mencari dan menghutang pada rentenir yang jelas menjerat.

“Selama ini bantuan dari Provinsi, Pusat, dan Daerah untuk nelayan tidak tepat sasaran, sehingga bantuan tersebut tidak dirasakan langsung nelayan yang sehari-hari hidup dari hasil melaut.”

Namun, lanjut Hadi, Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar yang sempat datang ke wilayah Pantai Selatan Cianjur berjanji akan segera merealisasikan harapan nelayan. “Bupati berjanji akan melakukan penataan kembali di pantai selatan yang akan dikembangkan termasuk membantu nelayan yang ingin memiliki keahlian lain. Harapan kami ini, tidak hanya sekedar janji dan segera direalisasikan karena nelayan di selatan sangat membutuhkan,” katanya. (isl)

Comments

comments