Galian C Makan Korban, Puluhan Warga Desa Sukamaju Berdemo

0
301

CIANJUR, patas.id – Puluhan warga Desa Sukamaju Kecamatan Cibeber berdemo di depan kantor Desa menuntut agar aktivitas galian C di wilayah tersebut segera ditutup. Dengan memakai ikat kain berwarna kuning, massa yang terdiri dari remaja sampai orang dewasa tersebut mendatangi kantor Desa yang telah dijaga anggota kepolisian sekitar pukul 09.00 WIB.

Mereka datang membawa spanduk bernada penolakan dan desakan agar pemerintah Desa, Kecamatan dan Kabupaten menutup galian C. Aktivitas penambangan tersebut dinilai merugikan warga, terutama karena polusi udara karena debu yang bertebaran.

Selain itu, jalan di wilayah tersebut juga dianggap cepat rusak karena hilir mudik truk sepanjang hari, dari pagi sampai malam.‎ Bahkan, belum lama ini, salah seorang anak mengalami luka berat setelah tertabrak truk galian pasir. Hal tersebut diungkapkan dalam demo.

“Kami minta galian di tutup. Ini sudah melebihi batas, sampai-sampai timbul korban. Kami tak akan takut ancaman untuk menuntut kebenaran.”

Kusmayanti (29 tahun), salah seorang warga, mengaku khawatir dengan aktivitas galian C. Hilir mudik kendaraan memuat anak-anak rentan tertabrak, apalagi para sopir truk kerap ugal-ugalan.

“Ini kan jalannya kecil, tapi sopir di sini sering ngebut. Ketika ada kendaraan dari arah berlawanan pun truk galian tidak mau ngalah dan sering celaka pengendara di sini.”

Menurutnya, sekali pengiriman, truk bisa mencapai enam truk sekaligus. “Kadang-kadang malam hari juga ada truk yang pulang-pergi. Jalan juga jadi rusak. Kalau memang mau ditutup ya setuju saja,” tuturnya. Sayangnya, aksi warga tidak ditanggapi pihak desa. Kepala Desa Sukamaju yang akan diminta kejelasannya terkait aktivitas galian yang diduga tak berizin tersebut, tidak berada di kantornya. (isl)

Comments

comments