Ratusan Sopir 04 Berunjuk Rasa di Depan Kantor Dishub

0
288

CIANJUR, patas.id – ‎Ratusan sopir angkutan umum (Angkum) 04A dan 04B berunjuk rasa di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Kamis (23 Februari 2017) pagi. Mereka menuntut perubahan jalur dievaluasi karena banyak merugikan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, para sopir angkum 04 sudah mulai berkumpul di halaman Kantor dishub para pukul 08.00 WIB. Satu per satu angkum masuk dan diparkirkan di sana. ‎Halaman Dishub pun dipadati oleh ratusan angkum milik para sopir.

Sambil menunggu waktu audiensi, para sopir menyuarakan keluhannya. ‎Beberapa di antaranya bahkan naik ke atas mobil mengungkapkan keluh kesahnya pada pegawai Dishub yang berdiri berjejer di depan kantor.

Ade Yusuf (60 tahun), salah seorang sopir, mengungkapkan bahwa adanya penutupan Jalan Siti Jenab (di depan Pendopo), membuat jalan Suroso menjadi macet. Jalan Suroso merupakan jalur milik trayek angkum 04. Namun setelah ada pengalihan arus, jalur tersebut dipadati oleh beberapa angkum lain seperti 01A, 01B dan 02B.

“Jadinya ke toko Lili (Jalan Suroso) itu macet. Bahkan bisa sampai satu jam baru. Kan banyak persimpangan juga di sana,” ujarnya di sela aksi.

Menurut Ade, padatnya jalur dan pengalihan trayek juga merugikan dirinya dan sesama sopir 04 lain. Mereka yang biasanya mendapat penghasilan Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu per hari, sekarang turun menjadi Rp 120 ribu per hari.

“Sekarang yang mau ke Gang Harapan bisa naik 02B, dari Siliwangi ke Suroso juga naik 02B. Padahal sebelumnya itu lahan bagi sopir 04. Makanya jadi merugi semua. Untuk setoran Rp 60 ribu per hari juga sering nombok sekarang mah.”

Ade mengusulkan agar jalan tembusan dari Siti Bodedar ke Pegadaian kembali difunsikan. Hal itu diharapkan bisa membuat penghasilan kembali normal dan jalur tak padat. “Kami minta ada perubahan kebijakan,” katanya. (isl)

Comments

comments