Hanya 1 dari 828 Industri Cianjur Pakai Air Perumdam

0
248

CIANJUR, patas.id – Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman mendorong seluruh perusahaan di Cianjur untuk menggunakan air dari Perumdam Tirta Mukti dalam penyediaan air untuk proses industri. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi menyusutnya air bawah tanah di kawasan industri.

Menurut Herman, Pemkab sudah mengeluarkan imbauan agar perusahaan menggunakan air dari Perumdam, tidak lagi menggunakan sumur artesis. Meski saat ini belum berdampak, lanjut dia, dalam beberapa tahun ke depan daerah yang dekat dengan industri akan kesulitan mencari air bersih.

“Sudah kami arahkan, untuk jumlah pastinya belum tahu. Sekarang belum ada dampak, warga masih mendapatkan air dengan cukup normal, tapi ke depan tentu akan berdampak besar pada ketersediaan air,” ujarnya, Rabu (7 Desember 2016).

Sementara itu Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur Budi karyawan menyebutkan bahwa dari 828 industri menengah dan besar di Cianjur, baru ada satu perusahaan yang menggunakan air dari Perumdam, yakni PT Pou Yuen Indonesia. Industri besar lain, khususnya yang berada di sepanjang Jalan Raya Bandung, belum mengikuti imbauan tersebut.

“Faktanya seperti itu. Sudah kami lakukan koordinasi dengan perizinan, dimana jika tak ada rekomendasi Perumdam Tirta Mukti izin tak bisa dikeluarkan, tapi tetap saja keluar dengan menggunakan sumur tersier.”

Kondisi air permukaan dan bawah tanah di kawasan Sukaluyu, Ciranjang, dan Bojongpicung terus mengalami pengurangan volume. Hal itu menurut Budi bisa terlihat dari sering turunnya bantuan air bersih dari Perumdam ketika musim kemarau. “Ini karena kondisi air di sana yang sedikit, ditambah adanya industri yang pakai sumur tersier,” ujarnya (isl)

Comments

comments