TKA Tidak Memberi Kontribusi pada Cianjur

0
254
Workers head to a construction site in Beijing December 26, 2014. China's economy is creating more than 13 million new jobs this year, the Xinhua news agency cited the labor ministry as saying on Thursday, outstripping the official target despite slower economic growth. REUTERS/Kim Kyung-Hoon (CHINA - Tags: BUSINESS EMPLOYMENT CONSTRUCTION)

CIANJUR, patas.id – Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur menyoroti keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Cianjur yang belum memberikan kontribusi kepada daerah. Bahkan dari puluhan TKA yang ada, baru beberapa yang melakukan perpanjangan izin ‎menetap.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur, Sapturo, mengatakan bahwa ‎tenaga kerja asing di Cianjur saat ini masih belum menjalankan aturan dengan semestinya. Di antaranya dengan memperpanjang Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA).

“Kalau di Cianjur informsinya ada 70 TKA. Tapi seperti Pou Yuen Indonesia yang TKA-nya ada 27 orang, baru satu yang mengurus perpanjangan izin,” ujar Sapturo, Selasa (29 November 2016).

Dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 3/2015 tentang Standar Operasional Prosedur Penertiban Perizinan Penggunaan Tenaga Kerja Asing dalam Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Badan Koordinasi Penanaman Modal, dijelaskan bahwa perusahaan dan TKA hasrus memproses izin awal, langsung dari kementrian. Namun untuk perpanjangan dilakukan di wilayah‎ tempat bekerja.

“Seharusnya dilakukan di Cianjur. Tapi dalam pantauan kami, mereka melewati pemerintah daerah dan terus mengurus izin di pusat sehingga kontribusi di daerahnya tidak ada. Apalagi seharusnya mereka membayar 100 dolar Amerika per bulan, tapi sampai sekarang tak jelas ke mana uang itu.”

‎Sapturo menegaskan, seluruh pihak mulai dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPTPM), Satpol PP, Polres, dan Kejaksaan mesti turun langsung memeriksa para TKA.

“Jangan hanya menunggu atau duduk di belakang meja, lakukan sidak dan aktif memeriksa supaya tidak ada yang lolos dari peraturan dan dapat memberikan kontribusi ke daerah,” tandasnya. (isl)

Comments

comments