Pemkab Cianjur Harus Segera Menertibkan Minimarket

0
212

CIANJUR, patas.id – Komisi II DPRD Kabupaten Cianjur mendorong Pemkab Cianjur agar segera menertibkan minimarket atau toko ritel yang jaraknya berdekatan dengan pasar tradisional. Tidak hanya itu, militansi dan upaya meramaikan pasar tradisional juga mesti dilakukan.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi II DPRD Kabupaten Cianjur, Cecep Syaepudin Zuhri. Menurutnya, keberadaan pasar modern terus menjadi hantu bagi para pedagang di pasar tradisional, sebab keberadaannya menjadi faktor matinya pasar tradisional.

‎”Sekarang sejumlah minimarket juga mendistribusikan barang ke warung-warung. Itu juga membuat pasar tradisional semakin kehilangan nyawanya. Tidak heran pasar tradisional semakin lesu.”

Menurutnya, langkah pemerintah dengan mengelarkan moratorium minimarket sudah turut serta membatasi pertumbuhannya. Namun ‎perlu ada penindakan bagi minimarket yang tak berizin dan lokasinya terlalu dekat dengan pasar.

“Sesuai aturan kan jarak minimal 500 meter, tapi kenyataannya maih banyak yang kurang dari batas jarak itu. Makanya perlu ditindak sesegera mungkin.”

Cecep menambahkan, gerakan militansi belanaja ke pasar tradisional juga perlu dilakukan. Di antaranya dengan mendorong kelompok masyarakat tertentu agar membiasakan diri tak tergantung pada pasar modern, toko ritel atau minimarket.

“Para pedagangnya sendiri harus membiasakan, dimulai dengan keluarga dan saudara yang tidak lagi dibiasakan belanja ke toko ritel. Arahkan untuk belanja ke pasar tradisional, sehingga akan tumbuh dan hidup kembali,” kata dia.

Fasilitas angkutan, lanjut dia, juga harus disediakan, sebab tanpa akses transportasi, maka pasar tradisional tidak akan berjalan. “Seperti halnya di Pasar Warngkondang. Sebelumnya kan masalah di jalan, sekarang sudah diperbaiki, tinggal angkumnya ditekankan masuk ke area pasar. Itu jadi tugas pemerintah saat ini,” tegasnya. (isl)

Comments

comments