UMK Cianjur 2017 Hanya Naik 8,25 Persen

0
233
Low wage workers take part in a protest organized by the Coalition for a Real Minimum Wage outside the offices of New York Governor Andrew Cuomo, May 30, 2013. The workers from restaurants and other trades who say there are rampant violations in minimum wage and other labor laws in New York were calling on Governor Cuomo to take action to ensure that all workers in New York receive a real increase in the minimum wage including workers who rely on tips from customers. Cuomo recently signed legislation to increase New York State's minimum wage from $7.25 an hour to $9 an hour over the next three years. REUTERS/Mike Segar (UNITED STATES - Tags: CIVIL UNREST BUSINESS EMPLOYMENT)

CIANJUR, patas.id – Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Cianjur, menegaskan jika kenaikan upah minimun kabupaten (UMK) Cianjur tahun 2017 hanya sebesar 8,25 persen.

Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Cianjur, Sumitra, mengatakan, kepastian itu didapat setelah melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kamis (3 November 2016). “‎Keputusan akhirnya seperti itu, melihatnya dari inflasi 3,07 persen dan laju perekonomian 5,18 persen. Sesuai dengan rumus dalam Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2015,” kata dia saat ditemui di kantornya, Senin (7 November 2016).

Menurut Sumitra, pihaknya sudah mengusahakan celah agar prosentase peningkatan bisa lebih tinggi. Bahkan bisa sesuai dengan permintaan buruh serta dari dorongan DPRD Kabupaten Cianjur.

“Sudah dikomunikasikan dalam rapat, tapi celah itu tidak bisa ditembus. Sudah saklek segitu, 8,25 persen dari nilai Rp 1,8 juta.”

Sumitra menambahkan, ‎pada 23 sampai 24 November akan digelar rapat bersama tentang pengupahan secara nasional. Dalam agenda tersebut, Direktur Pengupahan Nasional menyarankan untuk memberikan usulan terkait pengupahan.

“Bisa protes di sana, kalau memang mau mengusulkan lagi kemungkinan diupayakan di sana. Kalau oleh kami dalam rapat awal sudah tidak bisa, sudah ditegaskan segitu.”

Terkait penetapannya, lanjut dia, Dinsosnakertrans akan melakukan pembahasan lanjutan. “Jadi nanti dikomuniksijkan dengan 56 ribu buruh dan 828 perusahaan di Cianjur,” tandasnya.

Untuk diketahui, UMK Cianjur tahun 2016 adalah sebesar Rp 1.837.520,- Dengan kenaikan sebesar 8,25% atau setara Rp. 157.107,- maka UMK Cianjur 2017 adalah sebesar Rp 1.994.627,- (isl)

Comments

comments