Pedagang Cincau Ditertibkan, Maesaroh Mau Jadi TKI

0
256

CIANJUR, patas.id – Maesaroh (30 tahun), salah seorang pedagang cincau di sekitar rest area Haurwangi, Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur, memilih untuk berangkat menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ‎ke Arab Saudi jika lapak jualannya ditertibkan.

“Saya mah mau berangkat ka Arab kalau ditertibkan.”

Menurut Maesaroh yang tinggal di Kampung Sukamaju Desa Haurwangi, sejak kecil dia mencari rezeki dari berdagang di pintu masuk perbatasan Cianjur-Bandung. Mulai dari menjual minuman menggunakan dus hingga punya lapak sendiri. “Dari dulu saya di sini, memang asli orang sini,” ujarnya.

Rest area yang belum tertata dan sempit, lanjut dia, membuat pembeli jarang masuk. Akibatnya penjualan cincau menjadi berkurang. Sementara jika di pinggir jalan, pembeli gampang untuk singgah.

“Di sini saja paling sehari dapat Rp 100 ribu atau Rp 200‎ ribu. Di sana mah kemarin juga hanya dapat Rp 20 ribu. Mau makan gimana? Jadi kalau di sini tidak boleh mah mending jadi TKI. Kalau ke Arab enggak boleh, ke negara lain aja yang boleh,” kata dia. (isl)

Comments

comments