DPPK Memeriksa Kesehatan Hewan Kurban

0
234

CIANJUR – Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (DPPK) Kabupaten Cianjur mulai melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban, terutama di depot hewan kurban di pinggir jalan. Meski tak ditemukan hewan kurban dengan penyakit menular, penjual diimbau tetap menjaga kesehatan.

Kepala Seksi Bina Kesehatan Ikan dan Hewan Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan, Agung Rianto, mengatakan, menjelang kurban, pihaknya akan secara rutin mengecek kesehatan hewan ke setiap penjual hewan kurban‎.

“Biasanya kami berkeliling untuk memeriksa kesehatan, mulai dari fisik dan lainnya. Jika ada yang sakit maka langsung diobati dan dilarang dijual sampai sembuh.”

‎Menurut Agung, dari sejumlah lokasi yang dikunjungi, mulai pasar hewan, Rancabali, Neglasari, Cimenteng, Warungkondang, Sukaluyu, Gekbrong dan Cilaku, belum terjadi kasus sapi dengan penyakit menular. Baik itu sapi gila ataupun lainnya. Bahkan sapi gelonggongan pun belum ditemukan. “Paling hanya belekan atau penyakit lainnya yang mudah ditangani. Diharapkan pun jangan ada kejadian yang seperti itu,” kata dia.

‎Agung mengungkapkan, jumlah sapi yang diperiksa kesehatannya dan layak sebagai hewan kurban yakni 956 ekor sapi dan 2.200 ekor kambing serta domba.

“Ketika ada yang sakit usahakan dipisah dengan yang sehat, dikhawatirkan menyebar.”

‎Untuk di daerah, lanjut dia, Dinas Peternakan dibantu oleh Pusat Kesehatan Hewan Cipanas, Sukanagara dan Agrabinta. “Jadi pengawasan menyebar, baik di perkotaan atau di wilayah lain di Cianjur.” (isl)

Comments

comments