Gara-gara Menghindari Motor Nyalip, Sebuah Pikap Masuk Jurang

0
11

CIANJUR, patas.id – Gara-gara menghindari dua unit sepeda motor yang menyalip, sebuah mobil pikap berpelat nomor F 8535 WU bermuatan daging terjun ke jurang Lembah Koi di Jalan Raya Puncak-Cipanas, Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jumat, (17 Januari 2020). Tak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan tunggal tersebut, namun arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, pikap bermuatan daging itu melaju dari dari arah Bogor menuju Cianjur. Saat melintas di tikungan Lembah Koi, tiba-tiba ada dua sepeda motor yang menyalip sehingga mengagetkan sopir pikap.

“Jadi, pas saya ambil tikungan di Lembah Koi, tiba-tiba saya dikagetkan dua sepeda motor yang menyalip dan sudah ada di depan saya. Saya pun menghindar dengan membanting setir ke sebelah kiri hingga akhirnya masuk ke jurang,” ujar Asmawi (39 tahun), sopir pikap, di lokasi kejadian, Jumat (17 Desember 2019).

Menurut Asmawi, pikap yang dikemudikannya ditemani satu orang penumpang bernama Beni (25 tahun), terjun ke jurang dengan kedalaman kurang lebih 20 meter. Asmawi mengaku tak mengalami luka berat, hanya kepalanya luka robek, sedangkan sang penumpang hanya lecet-lecet.

“Kalau saya pribadi bersama teman saya (Beni) tidak apa-apa, tapi kalau untuk mobil kerugiannya lebih dari Rp 10 juta,” kata dia.

Sementara itu, Dede Ikhsan (40 tahun), saksi di lokasi kejadian mengaku kaget ada mobil masuk ke jurang Lembah Koi, tak jauh dari Sekretariat Rumah Singgah Sampah Cipanas.

“Seperti biasa saya sedang survei ke lapangan meninjau jalan protokol, tiba-tiba saya kaget karena ada kerumunan warga tak jauh dari lokasi Sekretariat Rumah Singgah Sampah Cipanas. Pas saya lihat, ternyata ada mobil pikap masuk jurang,” kata Koordinator Rumah Singgah Sampah Cipanas ini.

Dede mengatakan, dia bersama warga lainnya berupaya untuk membantu mengeluarkan sopir pikap dan satu orang penumpangnya dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Cimacan.

“Korban, sopir dan penumpangnya, langsung dibawa ke RSUD Cimacan untuk mendapatkan perawatan, tapi memang tidak mengalami luka berat,” ujarnya.

Selain sopir pikap dan penumpangnya, ada satu orang pejalan kaki yang terserempet mobil pikap tersebut, yakni Mahmuda (30 tahun), warga Desa Cimacan.

“Ada yang terkena serempet satu orang pejalan kaki, namanya Mahmuda warga Desa Cimacan. Itu juga sama sudah dibawa ke RSUD Cimacan untuk mendapatkan perawatan,” tandasnya.

Akibat kejadian tersebut, ruas jalan nasional tersebut sempat mengalami kemacetan karena kerumunan warga yang ingin menyaksikan peristiwa itu. Pihak kepolisian pun sibuk mengatur lalu lintas sekaligus mengevakuasi bangkai kendaraan dari dalam jurang. Belum ada keterangan resmi dari kepolisian soal penyebab kecelakaan tersebut. (daz)

Comments

comments