Gempa Banten, Warga Palabuhanratu Sempat Panik

0
25

SUKABUMI, patas.id – Warga Palabuhanratu, Sukabumi, sempat panik saat terjadi gempa berkekuatan 7,4 skala richter yang berpusat di Sumur, Banten, Jumat 2 Agustus 2019. Mereka berhamburan ke luar rumah, bahkan sempat mengungsi ke tempat yang jauh dari bibir pantai.

Iyang (50 tahun), warga Palabuhanratu, mengaku sempat panik. Dia dan keluarganya sempat berhambur ke luar rumah. “Tapi cuma sebentar, situasi normal kembali. Gempanya memang terasa kencang sekali,” ujar Iyang saat dihubungi melalui telepon, Jumat malam.

Iyang juga mengaku sempat mendengar informasi di daerah Pantai Citepus, Palabuhanratu, air laut sempat surut. Namun, setelah dicek, ternyata kondisinya tetap normal.

“Memang ada warga Citepus yang sempat panik mendengar informasi air laut surut tanda mau ada tsunami, tapi setelah dicek ternyata normal,” kata Iyang.

Asep Supriatna (57 tahun), warga Citepus, yang sedang berada di luar kota mengaku sempat ditelepon istrinya yang mengabarkan hendak mengungsi karena air laut surut.

“Iya, saya lagi di luar kota dihubungi istri air laut surut. Istri dan anak-anak mau ngungsi katanya. Saya lagi di jalan mau pulang ke Citepus,” kata Asep.

“Saya sudah pantau di beberapa titik, khususnya di Palabuhanratu kondisi air laut kondusif. Memang ada warga yang panik dan mengungsi ke tempat yang lebih atas,” kata Riky Agus Ramdan, warga Desa Cikakak Kecamatan Kecamatan Cikakak.

Disebutkan Riky, kondisi air laut normal juga terjadi di pesisir Ujunggenteng dan Ciemas. Maka itu, pemilik penginapan Bettah Coba Home Stay mengingatkan warga agar tidak terpancing dengan kabar hoaks.

“Waspada perlu ditingkatkan, namun jangan terpancing dengan kabar hoaks yang membuat panik. Kami (warga) sampai saat ini tetap siaga,” ungkapnya.

Kiki Ramdan Firdaus, 22 tahun, pegawai Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi mengatakan merasakan getaran gempa cukup besar dan hampir 10 detik. “Saya pas di rumah dinas. Getarannya besar lalu saya keluar rumah langsung,” akunya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi maupun laporan kerusakan bangunan ataupun korban jiwa. (daz)

Comments

comments