Dua Calon Jamaah Haji Asal Cianjur Gagal Berangkat

0
83

CIANJUR, patas.id – Dua calon jamaah haji asal Cianjur yang tergabung dalam kelompok terbang 02 gagal berangkat. Satu orang bernama Andri Parpisa asal Kecamatan Karangtengah meninggal dunia, sedangkan Patimah asal Kecamatan Campaka mengundurkan diri karena sakit.

“Kloter 02 asal Cianjur berjumlah 404 calon jamaah haji, namun yang berangkat 402 karena dua orang gagal berangkat. Satu orang sakit, satu orang lagi sakit. Rombongan ini didampingi 6 orang pendamping,” ujar Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kementrian Agama Kabupaten Cianjur, Tavip Supriyadi, saat pelepasan calon jamaah haji kloter 02 asal Cianjur, Sabtu (6 Juli 2019).

Menurut Tavip, untuk mengganti calon jamaah haji yang gagal berangkat, pihaknya sudah menyiapkan pengganti calon jamaah haji yang masuk list urutan berikutnya. “Sudah didata untuk pengganti, tapi masuk ke kloter lain. Kloter ini yang berangkat tetap 402 orang,” tutur Tavip.

Tavip mengatakan, untuk musim haji tahun ini Kabupaten Cianjur mendapat kuota sebanyak 1.366 orang. Kuota sebanyak itu dibagi menjadi 4 kloter.

“Empat kloter masing-masing kloter 02 sebanyak 404 orang, kloter 34 sebanyak 404 orang, kloter 71 sebanyak 154 orang, dan kloter 72 sebanyak 404 orang,” kata Tavip.

Tavip menambahkan, untuk pemberangkatan kloter pertama Kabupaten Cianjur ini, rute yang ditempuh menuju embarkasi Bekasi melalui jalur Jonggol. “Soalnya Sabtu jalur Puncak ditutup satu arah,” kata dia.

Sementara itu, untuk tahun ini, calon jamaah haji tertua yang berangkat bernama Mad Pandi, 98 tahun, asal Kecamatan Cibeber. Veteran pejuang 45 ini hanya menunggu 3 tahun untuk berangkat menunaikan ibadah haji.

“Saya menabung dari uang pensiun sebagai veteran. Ditambah hasil jerih payah sebagai petani. Alhamdulillah bisa berangkat tahun ini,” ujar ayah 6 anak ini. (daz)

Comments

comments