Tentara Ajak Warga Perangi Hoaks

0
49

CIANJUR, patas.id – Kodim 0608 Cianjur mengajak seluruh warga di Kabupaten Cianjur memerangi berita-berita hoaks. Ajakan itu menyusul makin masifnya penyebaran berita-berita hoaks belakangan ini.

“Kami mengajak semua elemen warga untuk memerangi hoaks. Hoaks ini sangat tidak baik bagi kehidupan sendiri, generasi muda serta negara dan bangsa kita ini,” tegas Dandim 0608 Cianjur, Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani, kepada wartawan seusai deklarasi perangi hoaks di Makodim 0608 Cianjur, Rabu (20 Februari 2019).

Perang terhadap hoaks penting dilakukan semua elemen. Dalihnya, jika sekali saja menyebar hoaks, maka informasinya akan cepat menyebar.

“Otomatis, pembuatnya akan terus mengirimkan berita-berita hoaks sehingga akan mendoktrin kita,” ucapnya.

Masifnya penyebaran hoaks tak terlepas juga dukungan teknologi. Apalagi dengan maraknya media sosial, siapapun mudah menyebarkan berbagai informasi-informasi yang bisa jadi belum jelas kebenarannya.

“Karena itu, kami meminta warga lebih cerdas lagi menyaring informasi yang beredar. Saring sebelum sharing,” ucapnya.

Mantan Danyon Infanteri 315/Garuda, Bogor, itu mengaku sudah menginstruksikan semua jajaran internalnya untuk bersama-sama menyosialisasikan perang terhadap hoaks kepada semua elemen warga. Ia pun mengaku berkoordinasi dengan Polri dalam memerangi hoaks.

“Kami juga ada tim yang bekerja sama dengan Polri untuk memantau secara internal dan eksternal,” ucapnya.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur, Mokh Ikhsan, mendukung langkah yang dilakukan Dandim 0608 Cianjur dalam memerangi penyebaran berita-berita hoaks. Menurut Ikhsan, wartawan juga harus ikut terlibat dalam memerangi berita hoaks, ujaran kebencian, maupun fitnah.

“Dalam Undang-Undang Nomor 40/1999 tentang Pers, sudah jelas wartawan itu tidak boleh memberitakan informasi yang berbau fitnah, SARA, bohong, dan lainnya. Kita (wartawan) harus bisa menyajikan berita yang cover both side. Berita berimbang,” pungkasnya. (daz)

Comments

comments