Wabup Resmi jadi Plt Bupati Cianjur

0
78

CIANJUR, patas.id – Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mendapat mandat menjadi pelaksana tugas (Plt) Bupati Cianjur menggantikan Irvan Rivano Muchtar yang sedang tersandung kasus hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sesuai dengan surat dari Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, yang diserahkan melalui Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, penunjukan Plt Bupati Cianjur berlaku mulai hari ini, Jumat (14 Desember 2018).

“Pak gubernur menyerahkan surat dari Mendagri menunjuk wakil bupati sebagai Plt bupati dan juga radiogram dari gubernur yang ditujukan kepada saya. Tadi sudah diserahkan kepada saya dan secara resmi mulai hari ini saya ditunjuk oleh Mendagri dan gubernur menjadi Plt Bupati Cianjur,” kata Herman kepada wartawan saat ditemui di halaman parkir kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) usai rapat koordinasi dengan semua kepala OPD.

Menurut Herman, ada beberapa pesan yang dititipkan gubernur pascapenunjukan dirinya sebagai pelaksana tugas. Utamanya Herman harus bisa menjaga kondusivitas kewilayahan serta memperkuat koordinasi dengan unsur muspida dan forum komunikasi pimpinan daerah.

“Beliau (gubernur) juga menitipkan agar pelaksanaan Pemilu 2019 kondusif,” jelasnya.

Rencananya dalam waktu dekat Ridwan Kamil akan berkunjung ke Kabupaten Cianjur. Tujuannya bersilaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat.

“Beliau juga akan melaksanakan pembinaan ke Kabupaten Cianjur, khusus untuk para alim ulama, para kepala perangkat daerah, dan muspida. Insyaallah dalam waktu dekat beliau akan berkunjung ke Cianjur dalam rangka pembinaan,” terangnya.

Herman menyebutkan saat ini pengisian jabatan bupati masih sebatas Plt. Untuk menetapkan menjadi bupati definitif sesuai aturan harus menunggu keputusan hukum tetap (inkracht van gewisjde). Herman mengaku setelah ditunjuk sebagai Plt Bupati Cianjur, dirinya akan menjalankan semua amanat yang dipesankan Gubernur Jawa Barat termasuk berbagai program Pemkab Cianjur yang sudah diagendakan.

“Amanat Pak Gubernur akan saya laksanakan. Tentunya program-program yang sudah ada akan dilanjutkan,” tegasnya.

Ia pun tak akan menutup mata akan menampung berbagai aspirasi masyarakat yang memang dirasakan visa berkontribusi konstruktif dan positif bagi Kabupaten Cianjur. Namun tentunya semua keputusan akan dikoordinasikan juga dengan unsur muspida.

“Kalau ada usulan bagus kita terima. Kalau ada yang kurang kita musyawarahkan. Saya tidak bekerja sendirian. Saya akan dibantu unsur Muspida dan Forkompimda. Untuk disdik sudah di-plt-kan ke Pak Budi (Rahayu Thoyib/Asisten Daerah III),” pungkasnya. (daz)

Comments

comments