Perbaikan Jalan Cor Beton Cikalong-Maleber Hanya Ditambal dengan Semen

0
94

CIANJUR, patas.id – Komisi III DPRD Kabupaten Cianjur menyarankan Pemerintah Kabupaten Cianjur jangan dulu menerima hasil pengerjaan proyek jalan cor beton ruas Cikalong-Maleber di Kecamatan Cikalongkulon Kabupaten Cianjur yang dikerjakan secara asal-asalan. Kesimpulan tersebut ditemukan pada proyek yang bersumber dari anggaran Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat senilai Rp 8,7 miliar ini dikerjakan oleh rekanan PT Karyawira Bangun Persada Utama tersebut setelah Komisi III melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pengecoran, belum lama ini.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cianjur, Atep Hermawan Permana, menjelaskan, berdasarkan hasil inspeksi mendadak ke lokasi pengerjaan jalan, ada beberapa titik yang sebelumnya disarankan untuk dibongkar dan dicor ulang, ternyata tidak dikerjakan sesuai rekomendasi komisi.

“Ada retakan memanjang sepanjang 150 meter, ada juga ketebalan cor beton yang tidak sesuai dengan aturan. Kami menyarankan untuk dibongkar dan dicor ulang, ternyata tidak dilakukan, hanya dikerjakan sepanjang 50 meter dan sisanya ditambal di permukaan,” ujar Atep saat ditemui di Ruang Komisi III DPRD Kabupaten Cianjur, Senin (26 November 2018).

Menurut Atep, berdasarkan hasil penelusuran tersebut, pihak komisi menyampaikan nota kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cianjur agar jangan dulu menerima penyerahan pekerjaan dari pihak rekanan.

“Berdasarkan hasil inspeksi mendadak, kami menyarankan dinas jangan dulu menerima hasil pekerjaan rekanan sebelum pekerjaan tersebut diselesaikan sesuai saran sebelumnya,” tandas Atep.

Atep pun menambahkan bahwa Komisi III menyampaikan saran tersebut kepada Dinas PUPR Kabupaten Cianjur untuk dilakukan tindakan.

“Catatan ini untuk ditindaklanjuti oleh dinas karena tidak sesuai dengan komitmen,” tegas Atep.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ruas jalan Cikalong-Maleber sepanjang 3,7 kilometer lebih itu sudah selesai dikerjakan. Warga sekitar mengaku tak melihat ada pembongkaran jalan.

“Hanya ditambal dengan semen di permukaan jalan, tak ada pembongkaran beton yang katanya diperbaiki,” ujar salah seorang warga Maleber Kecamatan Cikalongkulon yang enggan disebut namanya.

Hingga saat ini belum ada pernyataan baik dari pihak kontraktor maupun Dinas PUPR Kabupaten Cianjur soal temuan dan saran sari Komisi III DPRD Kabupaten Cianjur. (daz)

Comments

comments