JK Pimpin Tim Penanganan Gempa dan Tsunami Sulawesi Tengah

0
86

JAKARTA, patas.id – Presiden Jokowi telah menunjuk Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk memimpin tim penanganan gempa dan tsunami di Palu, Sigi, Donggala dan daerah-daerah terdampak lainnya di Sulawesi Tengah. Menanggapi hal ini, Komisi VIII menyambut baik penunjukkan tersebut.

“Saya melihat Pak JK sebagai sosok yang sigap, gesit serta berpengalaman dalam menanggulangan bencana. Waktu tsunami terjadi di Aceh tahun 2004 silam juga Pak JK terjun langsung,” kata Anggota Komisi VIII DPR RI Deding Ishak dalam siaran pers yang diterima patas.id, Rabu (3 Oktober 2018).

Menurut Deding, penunjukkan JK sebagai ketua tim penanganan gempa dan tsunami di Sulteng mengindikasikan bahwa pemerintah bekerja cepat dalam menangani musibah tersebut.

“Pak JK memang sangat bisa diandalkan untuk penanggulangan bencana,” ujar Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI ini.

Dalam konteks ini Deding juga menjelaskan bahwa DPR RI terus mendorong segenap aparatur pemerintahan dapat turun tangan membantu para korban yang terkena musibah. Bahkan Tim dari Komisi VIII DPR RI juga akan terjun ke lokasi bencana pada pekan depan.

“Intinya kita harus bekerja bersama dalam mengatasi musibah ini. Insyaallah jika semua pihak turun tangan maka kita dapat bersama-sama melewati masa sulit ini lebih cepat dari yang kita harapkan,” ujar Deding yang juga Ketua Umum DPP Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) ini.

Deding mengakui, penanganan bencana dan juga pendistribusian bantuan ke lokasi gempa dan tsunami akan sangat menyulitkan. Medannya sangat berat dan sulit untuk mencapai lokasi. Apalagi kendaraan juga sangat terbatas jumlahnya, di samping ada penghadangan oleh warga yang tak bertanggung jawab.

Meski demikian, dia yakin bahwa aparat keamanan akan terus ditambah jumlahnya untuk memastikan bahwa bantuan bisa mencapai sasaran.

“Karena infonya pembukaan berbagai akses ke daerah terdampak terus dilakukan oleh TNI, Polri dan Basarnas,” katanya.

Dia juga menginformasikan bahwa pemerintah sudah membuka akses untuk menerima bantuan internasional karena ada lebih dari 18 negara, seperti Arab Saudi, Amerika Serikat, Perancis, Republik Ceko, Swiss, Norwegia, Hungaria, Turki, Uni Eropa, Australia, termasuk UNDP dan ASEAN yang siap memberikan bantuan.

“Kalau dunia saja menunjukan rasa solidaritasnya, tentu kita malu kalau kita tidak menunjukan hal yang sama,” demikian Deding Ishak, yang kini mencalonkan kembali sebagai Calon Anggota Legislatif DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Barat III (Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor) ini. (daz/*)

Comments

comments