Tahun Ini, Anggaran Pembangunan Tugu 1,6 Miliar

0
138

CIANJUR, patas.id – Pemerintah Kabupaten Cianjur tahun ini akan membangun 8 tugu dengan total anggaran sebesar Rp 1,6 miliar. Meskipun sumber anggarannya semua dari APBD Kabupaten Cianjur 2018, namun hanya sebagian yang melalui pembahasan bersama DPRD Kabupaten Cianjur.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cianjur, Atep Hermawan Permana, menjelaskan, sebetulnya ada 8 tugu yang akan dibangun, tapi 3 tugu dibatalkan sehingga tinggal 5 lagi.

“Nah, ternyata pelaksanaannya tetap 8 tugu karena ada yang tiba-tiba muncul tanpa pembahasan dengan alasan menggunakan anggaran parsial,” ujar Atep kepada patas.id, Rabu (23 Mei 2018).

Menurut Atep, dalam pembahasan bersama Komisi III DPRD Kabupaten Cianjur, pembangunan tugu yang muncul adalah Tugu Kopi, Tugu Teh, Tugu Clock, Tugu Siliwangi, Tugu Takokak, Tugu Cikadu, Tugu Tanggeung, dan Tugu Pagelaran. Namun, tiga tugu masing-masing Tugu Clock, Tugu Tanggeung, dan Tugu Pagelaran Dicoret.

“Pada pelaksanaanya muncul tiga tugu yang sebelumnya tidak masuk pembahasan, yakni Tugu Bubur Ayam, Tugu Kuda Kosong, dan Tugu Jangari. Semua nilainya sama Rp 200 juta per tugu,” kata Atep.

Namun, penggunaan anggaran perubahan parsial itu dipertanyakan Wakil Ketua Komisi I yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Cianjur, Mohammad Isnaeni. Menurut dia, perubahan parsial itu bisa dilakukan kalau sumber anggarannya dari pusat atau provinsi.

“Kalau sumber anggarannya dari APBD ya tidak bisa, tetap harus melalui pembahasan dengan Dewan. Tidak bisa hanya pemberitahuan kepada ketua,” kata Isnaeni.

Sebelumnya, pembangunan Tugu Bubur Ayam di pertigaan Jalan Raya Pacet-Beunying, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, ramai menjadi omong warga. Mereka, khususnya warga Kecamatan Pacet dan Cipanas mempertanyakan konsep pembangunan tersebut.

“Konsep dan filosofi pembangunan tugu itu harus sesuai dengan unsur kedaerahan dan kearifan lokal. Sejarahnya dari mana tiba-tiba ada tugu bubur ayam di Pacet,” kata Eko Wiwid, penggiat seni budaya dan lingkungan asal Cipanas. (daz)

Comments

comments