Golkar Cianjur Perlu Membangun Jaringan, Bukan Kerumunan

0
104

CIANJUR, patas.id – Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 menjadi ujian bagi Partai Golkar untuk memenangkan pasangan nomor 4 Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi. Jika menang, itu akan menjadi modal bagus untuk menghadapi Pemilu 2019 mendatang.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur, Tb Mulyana Syahrudin, menjelaskan, berdasarkan hasil survei, ada kelemahan mendasar pada Partai Golkar, yakni masalah membangun jaringan.

“Kalau membuat kerumunan itu sudah biasa, tapi membuat jaringan masih lemah. Itu bukan kata saya, tapi kata lembaga survei Eep Saepulloh Fatah,” ujar Mulyana saat pembukaan kegiatan Orientasi Fungsionaris Partai Golkar Kabupaten Cianjur 2018 di Hotel Sangga Buana, Cipanas, Minggu (13 Mei 2018).

Mulyana menambahkan bahwa saat ini para kader dan pengurus Partai Golkar juga unggul dalam kelebihan personal. “Tapi lemah dalam kerja sama tim,” kata Mulyana.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ade Barkah Surahman, mengatakan, saat ini fokus Partai Golkar memenangkan pasangan Deddy-Dedi.

“Urusan kita saat ini bukan ramai-ramai membuat kerumunan, tapi kerja untuk pemenangan Deddy-Dedi dalam Pilgub Jabar 2018,” kata Ade Barkah.

Ade Barkah mengatakan, pola kerja terjun langsung ke tengah masyarakat adalah pilihan yang sangat diharapkan. Sebab, konsep seperti itu yang akan mendekatkan partai kepada warga.

“Sekarang mah jangan terlalu banyak omong. Tong kosong nyaring bunyinya. Kita mah kerja terus bersama rakyat untuk memenangkan pasangan Deddy-Dedi,” ujar Wakil Ketua DPRD Jawa Barat ini.

Orientasi Fungsionaris Partai Golkar Kabupaten Cianjur tahap 1 ini diikuti 35 peserta bakal calon legislatif (bacaleg) Partai Golkar.

“Ada 35 bacaleg yang menjadi peserta pada sesi pertama ini. Selain itu, beberapa bacaleg dan fungsionaris ada yang sudah ikut orientasi tingkat provinsi, jadi tidak ikut lagi,” ujar Ketua Panitia, Atep Hermawan Permana. (daz)

Comments

comments