Seribuan Orang Demo Bupati Cianjur

0
323

CIANJUR, patas.id – Sekitar seribuan orang yang tergabung dalam Presidium Rakyat Cianjur menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Cianjur, Jumat (27 April 2018). Mereka menuntut sejumlah kebijakan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, yang dinilai merugikan warga.

Para pengunjuk rasa yang menggelar orasi di depan Kantor Bupati Cianjur, Jalan Siti Jenab, menolak bertemu dengan Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang sempat hendak menemui perwakilan pengunjuk rasa. Mereka tetap ingin bertemu Bupati Cianjur.

Bahkan setelah melakukan orasi secara bergantian, mereka memotong seekor ayam di pelataran parkir kantor bupati sebagai simbol penolakan slogan Cianjur Jago, karena selama ini yang lebih dikenal warga adalah Cianjur Sugih Mukti.

Koordinator aksi, Ridwan Mubarok, mengatakan, aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan warga Cianjur atas kebijakan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, yang tidak tepat sasaran dan menyengsarakan warga. Bahkan, kata dia, pihaknya menuntut agar Bupati Cianjur mundur dari jabatannya karena tidak lagi mendengarkan aspirasi warga.

“Salah satunya jalan diperkecil dengan membangun trotoar yang menyebabkan banjir bandang di perkotaan,” kata dia.

Perubahan slogan Jago menggantikan Sugih Mukti, ucap dia, tidak berdasarkan kajian termasuk pemidahan pusat pemerintahan ke Kecamatan Campaka diduga sarat dengan kepentingan pribadi bukan atas nama warga Cianjur.

“Untuk itu, kami akan terus menggelar aksi selama Bupati Cianjur tidak mau mendengarkan tuntutan warga Cianjur. Lebih baik mundur kalau cuma bisa mencetak sawah baru dua kotak sedangkan yang dialihfungsikan puluhan hektar,” katanya.

Aksi yang sempat terhenti untuk melakukan salat Jumat, berlanjut dengan massa yang lebih banyak di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur. Ratusan orang mengenakan pakaian putih-putih bergabung dengan massa aksi pertama. Hingga sore orasi dari berbagai lapisan warga terus berjalan di bawah pengawalan ketat aparat keamanan dari TNI/Polri dan Satpol PP.

Pengujuk rasa pun turut menyuarakan tuntutan agar anggota Dewan segera memanggil Bupati Cianjur agar mempertanggungjawabkan kebijakan yang selama ini banyak menyengsarakan warga Cianjur. (daz/*)

Comments

comments