Pengecoran Jalan Dihentikan, Ini Sikap Camat Cibeber

0
165

CIANJUR, patas.id – Pengerjaan cor beton ruas jalan Cibeber-Pasirmunding di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, untuk sementara dihentikan. Tidak ada penjelasan soal penghentian pengecoran jalan tersebut, namun sehari tadi, Selasa (27 Maret 2018), tak ada aktivitas pekerjaan di sana.

Pendi (25 tahun), salah seorang warga Kampung Legok Desa Cihaur Kecamatan Cibeber, mengatakan, lokasi pengecoran di perbatasan Desa Cihaur dan Cimanggu seharian sepi dari aktivitas. Isunya, kata dia, penghentian dilakukan karena sebelumnya ada keributan di lokasi pengecoran.

“Tidak jelas apa penyebab keributan itu, tapi esoknya pengecoran dihentikan. Saya lihat tak ada aktivitas di lokasi,” tutur Pendi melalui sambungan telepon, Selasa (27 Maret 2018).

Sebelumnya, pengecoran jalan tersebut sempat dikeluhkan para pengguna jalan karena jalan ditutup total. Penutupan jalan dilakukan karena pengecoran dilakukan full seluruh badan jalan, tidak sebelah-sebelah.

“Penutupan jalan secara total tanpa ada jalur alternatif. Hal itu menyulitkan karena harus memutar lewat Desa Cisalak yang cukup jauh sehingga saya sering terlambat masuk kerja,” ujar Gunawan (40 tahun), seorang karyawan pabrik asal Desa Cimanggu.

Soal penutupan jalan tersebut, Camat Cibeber Ali Akbar menjelaskan, sebelum dilaksanakan pengecoran jalan, PT Panca Utama Perkasa sebagai rekanan pelaksana proyek sudah melakukan rapat terlebih dahulu dengan para kepala desa yang terkena dampak. Menurut Ali, hal itu dilakukan mengingat ruas jalan yang sempit dan apabila dilakukan pengecoran yang sebelah-sebelah dikhawatirkan rawan.

“Tapi untuk menyelaraskan permasalahan ini, saya akan mencoba untuk memanggil kembali PT Panca Utama Perkasa dan para kepala desa supaya bisa dicari solusi terbaik,” kata Ali.

Dia juga mengimbau warga agar lebih bersabar karena kegiatan pengecoran jalan ini untuk kepentingan orang banyak.

“Saya harapkan pengecoran bisa maksimal sehingga kualitas jalan bisa bertahan lama dan tentu saja aktivitas vital warga tidak terlalu lama terganggu,” tandasnya. (daz/*)

Comments

comments