PPK Terlibat Parpol Langsung Dipecat

0
139

CIANJUR, patas.id – Menghadapi hajatan demokrasi Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur melantik 96 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Pelantikan digelar di Gedung Korpri Jalan Raya Bandung, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Rabu (7 Maret 2018).

Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Anggy Shofia Wardhany, menegaskan agar anggota PPK untuk Pemilu 2019 ini selalu menjaga netralitas sebagai penyelenggara. Jika terbukti terlibat ke dalam salah satu parpol atau tim sukses, maka anggota PPK tersebut akan langsung dicoret.

“Jangan main-main dengan status penyelenggara. Jika terbukti terlibat, kami akan langsung delete,” kata Anggy kepada wartawan, Rabu (7 Maret 2018).

Menurut Anggy, pihaknya sedang melakukan penelusuran adanya keterlibatan penyelenggara Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa yang terlibat salah satu parpol dalam penyelenggaraan Pilgub Jabar 2018.

“Jika benar, anggota PPS itu akan langsung kami berhentikan,” tandas Anggy.

Sementara itu, Komisioner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Cianjur, Hilman Wahyudi, menerangan, PPK untuk Pemilu 2019 diseleksi dari PPK untuk Pilgub Jabar 2018.

“Dari 5 anggota PPK Pilgub Jabar itu diambil 3 orang untuk Pemilu 2019. Jadi, ada 3 anggota PPK yang merangkap tugas untuk Pilgub dan Pemilu,” kata Hilman.

Hilman pun menegaskan soal komitmen anggota PPK untuk selalu menjaga netralitas sekaligus integritas sebagai penyelenggara.

“Selamat atas pelantikan Anda sebagai petugas PPK. Jaga netralitas serta integritas sebagai penyelenggara,” tegas Hilman. (daz)

Comments

comments