Jembatan Leles Ujug-ujug Akan Dibangun Kembali

0
175

CIANJUR, patas.id – Dinas Pemukiman Kawasan Perumahan dan Pertanahan Kabupaten Cianjur menargetkan perbaikan jembatan gantung yang putus di Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur, selesai dalam waktu dua pekan ke depan. Percepatan perbaikan itu dilakukan agar aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.

Kepala Dinas Pemukiman Kawasan Perumahan dan Pertanahan Kabupaten Cianjur, Ahmad Rifai, mengatakan, untuk mempercepat proses perbaikan pihaknya dibantu aparat TNI dari Kodim 0608 Cianjur.

“Kami berkoordinasi dengan Kodim 0608 Cianjur agar proses perbaikan dapat dipercepat sebelum dua pekan,” kata Rifai kepada wartawan, Kamis (8 Februari 2018).

Menurutnya, jika tidak dipercepat, maka aktivitas warga di dua desa yang terhubung jemabtan itu bakal terganggu. Bahkan ada beberapa warga yang nekat menyeberang menggunakan rakit. Hal itu akan membahayakan warga, apalagi belakangan ini kondisi cuaca di Cianjur diguyur hujan deras sepanjang hari.

“Kasihan pelajar, petani, dan warga lainnya di sana yang melakukan aktivitas, sementara kalau kembali menggunakan rakit jelas mengancam keselamatan mereka sendiri,” kata dia.

Dia menuturkan, kualitas jembatan tersebut akan ditingkatkan supaya lebih bertahan lama, mengingat aktivitas penyeberangan di sana padat.

“Kami juga awasi pemborong yang mengerjakan jembatan tersebut, sebab ini masih masa pemeliharaan, jadi mereka yang mengerjakan. Tapi dengan beberapa catatan, termasuk kami awasi secara ketat.”

Ke depan, lanjut dia, pada jalan masuk jembatan bakal dipasangi papan batas tonase yang melintas. Khusus sepeda motor, dia juga menekankan untuk melintas satu persatu untuk mengantisipasi kejadian serupa.

“Tidak hanya di jembatan tersebut, beberapa jembatan gantung lainnya juga akan diterapkan hal yang sama,” imbuh dia.

Rifai menambahkan, dia akan menekankan kepada setiap pengawas proyek pembangunan jembatan untuk mengawasi secara detail setiap pekerjaan. Dengan begitu, tidak akan ada lagi kesalahan atau kelalaian dari pemborong yang mengakibatkan jembatan putus, apalagi sampai jatuh korban.

“Sekarang kami tekankan ke semua pengawas agar bekerja lebih baik lagi, jangan sampai ada bagian yang terlewat. Jika tidak, ada sanksi yang bakal kami terapkan pada mereka. Para pemborong juga didorong untuk mengerjakan pembangunan dengan sesuai ketentuan,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments